Soal 01
Sebuah kumparan kawat berbentuk persegi panjang berukuran \(20\text{ cm} \times 10\text{ cm}\) berada di dalam medan magnetik homogen \(B = 0{,}5\text{ T}\). Garis-garis medan magnetik membentuk sudut \(30^\circ\) terhadap permukaan bidang kumparan seperti pada gambar berikut.
Besar fluks magnetik yang menembus kumparan tersebut adalah ….
A. \(0\text{ Wb}\)
B. \(5 \times 10^{-3}\text{ Wb}\)
C. \(5\sqrt{3} \times 10^{-3}\text{ Wb}\)
D. \(1 \times 10^{-2}\text{ Wb}\)
E. \(1 \times 10^{-1}\text{ Wb}\)
Kunci Jawaban: B
Diketahui:
Luas penampang: \(A = 20\text{ cm} \times 10\text{ cm} = 200\text{ cm}^2 = 2 \times 10^{-2}\text{ m}^2\)
Kuat medan magnet: \(B = 0{,}5\text{ T}\)
Sudut terhadap bidang: \(\alpha = 30^\circ\)
Sudut \(\theta\) pada persamaan fluks adalah sudut antara arah medan magnet \(\vec{B}\) dengan garis normal bidang (\(\hat{n}\)), bukan terhadap permukaan bidang kawat. Maka:
\[\theta = 90^\circ \:-\:30^\circ = 60^\circ\]
Menghitung fluks magnetik:
\[\Phi = B \cdot A \cdot \cos\theta\]
\[\Phi = (0{,}5) \cdot (2 \times 10^{-2}) \cdot \cos 60^\circ\]
\[\Phi = 10^{-2} \cdot \left(\frac{1}{2}\right) = 5 \times 10^{-3}\text{ Wb}\]
Soal 02
Sebuah kumparan kawat dengan \(500\) lilitan melingkupi luasan bidang datar sebesar \(40\text{ cm}^2\). Kumparan tersebut berada di dalam medan magnetik yang berubah terhadap waktu sesuai persamaan \(B(t) = (0{,}4 t^2 + 2 t + 5)\text{ Tesla}\), di mana \(t\) dalam sekon. Besar GGL induksi yang timbul pada kumparan saat \(t = 3\text{ sekon}\) adalah ….
A. \(4{,}4\text{ V}\)
B. \(8{,}8\text{ V}\)
C. \(12{,}5\text{ V}\)
D. \(17{,}6\text{ V}\)
E. \(22{,}0\text{ V}\)
Kunci Jawaban: B
Diketahui:
\(N = 500\text{ lilitan}\)
\(A = 40\text{ cm}^2 = 4 \times 10^{-3}\text{ m}^2\)
\(B(t) = 0{,}4 t^2 + 2 t + 5\)
\(t = 3\text{ s}\)
GGL induksi sesaat dihitung dengan turunan pertama fluks terhadap waktu:
\[\varepsilon = -N \dfrac{d\Phi}{dt} = -N \cdot A \cdot \dfrac{dB}{dt}\]
Menghitung turunan fungsi \(B(t)\):
\[\dfrac{dB}{dt} = \dfrac{d}{dt}(0{,}4 t^2 + 2 t + 5) = 0{,}8 t + 2\]
Pada saat \(t = 3\text{ s}\):
\[\left.\dfrac{dB}{dt}\right|_{t=3} = 0{,}8(3) + 2 = 2{,}4 + 2 = 4{,}4\text{ T/s}\]
Maka besar GGL induksi (tanda negatif menyatakan arah sesuai Hukum Lenz):
\[|\varepsilon| = N \cdot A \cdot \frac{dB}{dt} = (500) \cdot (4 \times 10^{-3}) \cdot (4{,}4) = 2 \cdot 4{,}4 = 8{,}8\text{ Volt}\]
Soal 03
Sebuah kumparan kawat yang terdiri atas \(200\) lilitan melingkupi fluks magnetik yang nilainya berubah terhadap waktu seperti ditunjukkan pada grafik berikut:
Besar GGL induksi rata-rata pada interval waktu \(t = 0\) sampai \(t = 2\text{ sekon}\) dan pada interval \(t = 2\) sampai \(t = 4\text{ sekon}\) berturut-turut adalah ….
A. \(6\text{ V}\) dan \(0\text{ V}\)
B. \(6\text{ V}\) dan \(6\text{ V}\)
C. \(12\text{ V}\) dan \(0\text{ V}\)
D. \(12\text{ V}\) dan \(12\text{ V}\)
E. \(0\text{ V}\) dan \(6\text{ V}\)
Kunci Jawaban: A
Interval I (\(t = 0\) sampai \(t = 2\text{ s}\)):
\(\Phi_1 = 0\text{ mWb}\)
\(\Phi_2 = 60\text{ mWb} = 60 \times 10^{-3}\text{ Wb}\)
\(\Delta t = 2\:-\:0 = 2\text{ s}\)
\[|\varepsilon_1| = N \left|\frac{\Delta\Phi}{\Delta t}\right| = 200 \cdot \left(\frac{60 \times 10^{-3}}{2}\right) = 200 \cdot (30 \times 10^{-3}) = 6\text{ Volt}\]
Interval II (\(t = 2\) sampai \(t = 4\text{ s}\)):
Fluks konstan (\(\Phi_1 = \Phi_2 = 60\text{ mWb}\)), sehingga \(\Delta\Phi = 0\).
\[|\varepsilon_2| = N \cdot \frac{0}{\Delta t} = 0\text{ Volt}\]
Soal 04
Kutub utara (\(\text{U}\)) sebuah magnet batang digerakkan mendekati ujung kumparan kawat seperti tampak pada gambar berikut:
Kutub magnet yang terbentuk pada ujung kumparan yang menghadap magnet dan arah arus induksi yang mengalir melalui hambatan \(R\) berturut-turut adalah ….
A. Kutub Utara, arus mengalir dari \(P\) ke \(Q\)
B. Kutub Utara, arus mengalir dari \(Q\) ke \(P\)
C. Kutub Selatan, arus mengalir dari \(P\) ke \(Q\)
D. Kutub Selatan, arus mengalir dari \(Q\) ke \(P\)
E. Tidak timbul arus karena kutub magnet tidak diputar
Kunci Jawaban: B
Kaidah Hukum Lenz: Kumparan akan berusaha menentang pertambahan fluks magnetik akibat didekatinya kutub Utara (\(\text{U}\)). Agar terjadi gaya tolak-menolak untuk menghambat gerak magnet, maka ujung kiri kumparan harus membentuk Kutub Utara (\(\text{U}\)).
Kaidah Tangan Kanan: Arahkan ibu jari tangan kanan ke kiri (menunjuk arah kutub Utara kumparan). Maka putaran keempat jari lainnya menunjukkan arah arus listrik melingkar pada kawat, yaitu mengalir naik di kawat bagian depan dan turun di kawat bagian belakang.
Akibatnya, arus masuk dari kawat kiri kumparan (P), mengalir di dalam kumparan menuju kawat kanan, dan keluar di titik Q. Dari titik Q, arus melewati hambatan luar R untuk kembali ke titik P. Jadi, arus pada hambatan R mengalir dari Q ke P.
Soal 05
Sebuah kawat konduktor lurus dengan panjang \(50\text{ cm}\) digerakkan mendatar ke kanan dengan kelajuan tetap \(v = 4\text{ m/s}\) pada rel konduktor tanpa gesekan. Rangkaian tersebut berada dalam medan magnet homogen \(B = 0{,}2\text{ T}\) yang mengarah tegak lurus masuk bidang gambar.
Jika hambatan rel dan kawat geser diabaikan dan nilai \(R = 2\,\Omega\), besar dan arah gaya eksternal yang dibutuhkan untuk mempertahankan kelajuan kawat tetap konstan adalah ….
A. \(0{,}02\text{ N}\) ke kiri
B. \(0{,}02\text{ N}\) ke kanan
C. \(0{,}04\text{ N}\) ke kanan
D. \(0{,}04\text{ N}\) ke kiri
E. \(0{,}08\text{ N}\) ke kanan
Kunci Jawaban: B
Langkah 1: Menghitung GGL induksi gerak
\[\varepsilon = B \cdot l \cdot v = (0{,}2) \cdot (0{,}5) \cdot (4) = 0{,}4\text{ Volt}\]
Langkah 2: Menghitung kuat arus induksi
\[I = \dfrac{\varepsilon}{R} = \frac{0{,}4}{2} = 0{,}2\text{ Ampere}\]
Langkah 3: Menghitung Gaya Lorentz penahan (\(F_L\))
Berdasarkan kaidah tangan kanan, arus pada kawat mengalir ke atas. Kawat berarus ke atas di dalam medan magnet masuk bidang akan mengalami gaya Lorentz ke arah kiri:
\[F_L = B \cdot I \cdot l = (0{,}2) \cdot (0{,}2) \cdot (0{,}5) = 0{,}02\text{ Newton (ke kiri)}\]
Langkah 4: Menentukan gaya eksternal penarik
Agar kawat dapat bergerak dengan kecepatan konstan (\(a = 0\)), resultan gaya harus nol (\(\Sigma F = 0\)). Maka gaya luar harus sama besar dan berlawanan arah dengan gaya Lorentz:
\[F_{\text{luar}} = F_L = 0{,}02\text{ N ke arah kanan}\]
Soal 06
Sebuah induktor dengan induktansi diri \(L = 0{,}25\text{ H}\) dialiri arus listrik yang berkurang secara teratur dari \(8\text{ A}\) menjadi \(2\text{ A}\) dalam waktu \(0{,}05\text{ sekon}\). Besar beda potensial yang diinduksikan pada ujung-ujung kumparan tersebut adalah ….
A. \(15\text{ V}\)
B. \(25\text{ V}\)
C. \(30\text{ V}\)
D. \(45\text{ V}\)
E. \(60\text{ V}\)
Kunci Jawaban: C
Diketahui:
Induktansi diri: \(L = 0{,}25\text{ H} = \dfrac{1}{4}\text{ H}\)
Perubahan arus: \(\Delta i = I_2 \:-\: I_1 = 2 \:-\: 8 = -6\text{ A}\)
Selang waktu: \(\Delta t = 0{,}05\text{ s} = 5 \times 10^{-2}\text{ s}\)
Penerapan Formula GGL Induksi Diri:
\[\varepsilon = -L \dfrac{\Delta i}{\Delta t}\]
\[\varepsilon = -(0{,}25) \cdot \left(\dfrac{-6}{0{,}05}\right) = -0{,}25 \cdot (-120) = +30\text{ Volt}\]
Soal 07
Sebuah solenoida memiliki panjang \(20\text{ cm}\), luas penampang \(5\text{ cm}^2\), dan terdiri atas \(400\) lilitan kawat. Jika ke dalam rongga solenoida dimasukkan inti besi yang memiliki permeabilitas relatif \(\mu_r = 500\), maka nilai induktansi diri solenoida tersebut menjadi …. (\(\mu_0 = 4\pi \times 10^{-7}\text{ Wb}\cdot\text{A}^{-1}\cdot\text{m}^{-1}\))
A. \(0{,}16\pi\text{ mH}\)
B. \(1{,}6\pi\text{ mH}\)
C. \(16\pi\text{ mH}\)
D. \(80\pi\text{ mH}\)
E. \(160\pi\text{ mH}\)
Kunci Jawaban: D
Diketahui:
\(l = 20\text{ cm} = 0{,}2\text{ m}\)
\(A = 5\text{ cm}^2 = 5 \times 10^{-4}\text{ m}^2\)
\(N = 400 = 4 \times 10^2\text{ lilitan}\)
\(\mu_r = 500\)
Penerapan formula induktansi dengan inti bahan:
\[L = \dfrac{\mu_r \cdot \mu_0 \cdot N^2 \cdot A}{l}\]
\[L = \dfrac{500 \cdot (4\pi \times 10^{-7}) \cdot (400)^2 \cdot (5 \times 10^{-4})}{0{,}2}\]
Sederhanakan perhitungan:
\[N^2 = (4 \times 10^2)^2 = 1{,}6 \times 10^5\]
\[L = \dfrac{500 \cdot (4\pi \times 10^{-7}) \cdot (1{,}6 \times 10^5) \cdot (5 \times 10^{-4})}{0{,}2}\]
\[L = \dfrac{2000\pi \times 10^{-7} \cdot 80}{0{,}2} = \dfrac{16\pi \times 10^{-3}}{0{,}2} = 80\pi \times 10^{-3}\text{ H} = 80\pi\text{ mH}\]
Soal 08
Sebuah kumparan dengan induktansi diri \(80\text{ mH}\) dihubungkan dengan sumber tegangan sehingga mengalir arus konstan sebesar \(5\text{ A}\). Besar energi magnetik yang tersimpan di dalam kumparan tersebut adalah ….
A. \(0{,}5\text{ Joule}\)
B. \(1{,}0\text{ Joule}\)
C. \(2{,}0\text{ Joule}\)
D. \(4{,}0\text{ Joule}\)
E. \(8{,}0\text{ Joule}\)
Kunci Jawaban: B
Diketahui:
\(L = 80\text{ mH} = 80 \times 10^{-3}\text{ H} = 0{,}08\text{ H}\)
\(I = 5\text{ A}\)
Penerapan Formula Energi Induktor:
\[W = \dfrac{1}{2} L I^2\]
\[W = \dfrac{1}{2} \cdot (0{,}08) \cdot (5)^2 = 0{,}04 \cdot 25 = 1{,}0\text{ Joule}\]
Soal 09
Sebuah kumparan kawat datar memiliki luas penampang \(100\text{ cm}^2\) dan terdiri atas \(200\) lilitan kawat. Kumparan ini diputar secara teratur dengan kecepatan sudut \(60\text{ rad/s}\) di dalam medan magnetik seragam sebesar \(0{,}5\text{ T}\). Nilai GGL induksi maksimum yang dihasilkan generator tersebut adalah ….
A. \(30\text{ V}\)
B. \(60\text{ V}\)
C. \(90\text{ V}\)
D. \(120\text{ V}\)
E. \(240\text{ V}\)
Kunci Jawaban: B
Diketahui:
\(N = 200\text{ lilitan}\)
\(A = 100\text{ cm}^2 = 10^{-2}\text{ m}^2\)
\(\omega = 60\text{ rad/s}\)
\(B = 0{,}5\text{ T}\)
Penerapan Formula GGL Maksimum Generator:
\[\varepsilon_{\text{maks}} = N \cdot B \cdot A \cdot \omega\]
\[\varepsilon_{\text{maks}} = (200) \cdot (0{,}5) \cdot (10^{-2}) \cdot (60)\]
\[\varepsilon_{\text{maks}} = 100 \cdot 10^{-2} \cdot 60 = 1 \cdot 60 = 60\text{ Volt}\]
Soal 10
Sebuah transformator step-down digunakan untuk menurunkan tegangan dari sumber PLN \(220\text{ V}\) menjadi \(11\text{ V}\). Kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu berdaya \(44\text{ Watt}\). Jika efisiensi transformator adalah \(80\%\), maka kuat arus listrik yang mengalir pada kumparan primer adalah ….
A. \(0{,}10\text{ A}\)
B. \(0{,}20\text{ A}\)
C. \(0{,}25\text{ A}\)
D. \(0{,}50\text{ A}\)
E. \(1{,}25\text{ A}\)
Kunci Jawaban: C
Diketahui:
Tegangan primer: \(V_p = 220\text{ V}\)
Tegangan sekunder: \(V_s = 11\text{ V}\)
Daya sekunder (output): \(P_s = 44\text{ W}\)
Efisiensi trafo: \(\eta = 80\% = 0{,}8\)
Langkah 1: Menghitung daya primer (\(P_p\))
\[\eta = \dfrac{P_s}{P_p} \implies P_p = \dfrac{P_s}{\eta}\]
\[P_p = \dfrac{44}{0{,}8} = 55\text{ Watt}\]
Langkah 2: Menghitung kuat arus primer (\(I_p\))
\[P_p = V_p \cdot I_p\]
\[I_p = \dfrac{P_p}{V_p} = \dfrac{55}{220} = \dfrac{1}{4} = 0{,}25\text{ Ampere}\]