Kategori: Magnet SD

  • Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan

    Pada benda magnet, susunan magnet elementernya tersusun rapi dan searah

    Rendered by QuickLaTeX.com

     

    Pada benda bukan magnet, susunan magnet elementernya terdistribusi acak

    Rendered by QuickLaTeX.com

     

    Benda magnet dapat hilang sifat kemagnetannya jika susunan magnet elementer yang semula rapi dan searah menjadi terdistribusi secara acak.

    Berikut ini adalah cara menghilangkan sifat kemagnetan:

    (1)  Memukul benda magnet dengan benda keras terus-menerus

    (2)  Memanaskan atau membakar benda magnet

    (3)  Mengaliri benda magnet dengan arus bolak-balik/arus AC

    (4)  Menjatuhkan atau membanting benda magnet

  • Cara Membuat Magnet

    1

    DIGOSOK

    Sebatang besi atau baja dapat dibuat menjadi magnet dengan cara digosok dengan sebuah kutub magnet secara berulang dan searah.

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Ujung awal besi atau baja yang digosok akan menjadi kutub yang sama dengan kutub magnet yang menggosoknya, sedangkan ujung akhir akan menjadi kutub yang berlawanan.

    Rendered by QuickLaTeX.com

     

    2

    INDUKSI

    Sebatang besi atau baja dapat dibuat menjadi magnet dengan cara didekatkan dengan sebuah kutub magnet kuat selama waktu tertentu seperti pada gambar di bawah ini.

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Ujung besi atau baja  yang didekatkan dengan kutub utara magnet kuat akan menjadi kutub selatan magnet.

    Rendered by QuickLaTeX.com

     

     

    3

    ELEKTROMAGNETIK

    Sebatang besi atau baja yang akan dijadikan magnet dililitkan kawat secara melingkar kemudian kawat tersebut dihubungkan dengan baterai (sumber arus listrik searah/DC).

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Arus listrik mengalir dari kutub positif ke kutub negatif baterai.

    Dengan aturan genggaman tangan kanan kita bisa menentukan kutub utara dan kutub selatan magnet.

    Jempol menunjuk arah utara magnet

    Arah empat jari searah dengan arus listrik.

    Rendered by QuickLaTeX.com

  • Magnet

    Magnet adalah benda yang mampu menarik benda tertentu yang berada disekitarnya. Benda yang terbuat dari besi, baja, kobalt, dan nikel yang terletak dekat dengan magnet permanen akan dapat ditarik secara kuat.

     

    Berikut ini adalah sifat magnetik bahan.

    (A)  Feromagnetik.

    Bahan feromagnetik sangat mudah dipengaruhi medan magnet sehingga benda-benda yang tersusun dari bahan ini akan dapat ditarik secara kuat oleh magnet permanen.

    Contoh benda feromagnetik: besi, baja, kobalt, dan nikel.

    Besi, baja, kobalt, dan nikel ini juga dapat dibuat menjadi magnet permanen.

     

    (B)  Paramagnetik

    Bahan paramegnetik tidak mudah dipengaruhi oleh medan magnet sehingga benda-benda yang tersusun dari bahan paramagnetik hanya dapat ditarik secara lemah oleh magnet permanen.

    Contoh benda paramagnetik: aluminium, lithium, sodium, magnesium, dan tungsten.

     

    (C)  Diamagnetik

    Benda-benda yang tersusun dari bahan diamagnetik ditolak secara lemah oleh magnet.

    Contoh benda diamagnetik: emas, timah hitam, perak, dan seng.

     

    Benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut benda nonmagnetis. Contohnya adalah kayu, kertas, plastik, dan kaca. Benda nonmagnetis tidak memiliki sifat magnetis dan tidak terpengaruh oleh medan magnet eksternal.

     

    Magnet memiliki dua buah kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.

    Daerah disekitar magnet yang masih mengalami gaya magnet disebut dengan medan magnet. Arah medan magnet adalah dari kutub utara ke kutub selatan.

    Rendered by QuickLaTeX.com

     

    Kutub yang senama dari dua buah magnet jika didekatkan akan tolak-menolak.

    Kutub yang tidak senama dari dua buah magnet jika didekatkan akan tarik-menarik.

     

    Rendered by QuickLaTeX.com

0
Konsultasi Belajar ×
Robot Pencari
Halo! Materi belajar apa yang ingin kamu cari hari ini?