Kategori: Fisika

  • Bunyi dan Gelombang Elektromagnetik

    SOAL 01

    FISIKA SIMAK UI 2009 Kode 914 No.44

    Taraf intensitas bunyi yang dihasilkan oleh 10 sumber bunyi berintensitas sama adalah taraf intensitas satu sumber bunyi ditambah 10 dB.

    SEBAB

    10 sumber bunyi berintensitas sama menghasilkan intensitas suara 10 kali intensitas satu sumber bunyi

     

    SOAL 02

    FISIKA SIMAK UI 2010 Kode 503 No.34

    Taraf intensitas bunyi pada suatu jendela terbuka yang luasnya 0,5 m² adalah 70 dB. Jika ambang bunyi \(10^{-16}\) watt/cm², daya akustik yang masuk melalui jendela tersebut adalah…

    (A)  \(5 \times 10^{-10}\) watt

    (B)  \(5 \times 10^{-8}\) watt

    (C)  \(1 \times 10^{-7}\) watt

    (D)  \(5 \times 10^{-6}\) watt

    (E)  \(1 \times 10^{-5}\) watt

     

    SOAL 03

    FISIKA SIMAK UI 2014 No.32

    Ultrasonografi menggunakan gelombang dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi dibanding gelombang audiosonik.

    SEBAB

    Frekuensi tinggi digunakan agar tidak mengganggu pendengaran pasien dan dokter

     

    SOAL 04

    FISIKA SIMAK UI 2015 No.36

    Seseorang yang terjun bebas dari ketinggian 100 meter mendengar suara peluit yang berasal dari dasar jurang, maka orang tersebut…

    (1)  mendengar suara peluit dengan frekuensi lebih rendah

    (2)  mendengar suara peluit dengan frekuensi lebih tinggi

    (3)  mendengar suara peluit dengan frekuensi semakin rendah

    (4)  mendengar suara peluit dengan frekuensi semakin tinggi

     

    SOAL 05

    FISIKA SIMAK UI 2016 No.42

    Radar menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi suatu objek

    SEBAB

    Gelombang elektromagnetik terdiri atas komponen medan listrik dan medan magnet

     

    SOAL 06

    FISIKA SIMAK UI 2017 No.44

    Seorang anak mengikat peluit dengan tali 1 m dan memutarnya dengan kecepatan 2 m/s. Peluit mengeluarkan bunyi dengan frekuensi 200 Hz. Jika ada seorang teman berdiri 500 m dari anak itu, maka…

    (1) ketika peluit menuju teman, ia mendengar frekuensi lebih besar dari 200 Hz

    (2) ketika peluit menuju teman, si anak mendengar frekuensi lebih besar dari 200 Hz

    (3) ketika peluit menjauhi teman, ia mendengar frekuensi lebih kecil dari 200 Hz

    (4) ketika peluit menjauhi teman, si anak mendengar frekuensi lebih kecil dari 200 Hz

     

  • Teori Kinetik Gas

    SOAL 01

    FISIKA SIMAK UI 2012 Kode 521 No.35

    Pernyataan yang BENAR mengenai syarat-syarat gas riil agar dapat mendekati sifat gas ideal adalah…

    (1)  Tekanan gas harus sangat rendah

    (2)  Gas tersebut adalah gas monoatomik atau diatomik

    (3)  Gas tersebut harus gas mulia dengan nomor atom yang kecil

    (4)  Massa molekul gas besar, tetapi temperaturnya rendah

     

    SOAL 02

    FISIKA SIMAK UI 2013 Kode 131 No.29

    Sebuah tangki berisi penuh gas nitrogen 40 kg pada tekanan 7,0 atm dan bersuhu 77°C. Setelah diselidiki, ternyata pada tangki tersebut terjadi kebocoran sehingga memungkinkan gas nitrogen tersebut lolos keluar. Ketika tangki tersebut berada pada suhu 27°C dan tekanan 3,0 atm, perbandingan massa nitrogen yang lolos ke luar dengan massa mula-mula adalah…

    (1 atm = \(10^5\) Pa)

    (A)  1 : 2

    (B)  1 : 3

    (C)  1 : 4

    (D)  1 : 5

    (E)  1 : 8

     

  • Fluida Statis

    SOAL 01

    FISIKA SIMAK UI 2009 Kode 914 No.34

    Sebuah balon yang sangat ringan (massa karet balon diabaikan) diisi udara dan dilepaskan dari dasar sebuah kolam. Jika kerapatan udara di dalam balon 1 kg/m³, kerapatan air dalam kolam 1000 kg/m³, volume balon 0,1 m³, kedalaman kolam 2 m, dan percepatan gravitasi g = 10 m/s², kecepatan balon tepat saat mencapai permukaan air adalah mendekati…

    (A)  20 m/det

    (B)  40 m/det

    (C)  100 m/det

    (D)  200 m/det

    (E)  400 m/det

     

    SOAL 02

    FISIKA SIMAK UI 2011 Kode 511 No.26

    Massa balon udara dengan keranjangnya adalah 200 kg. Volume balon udara adalah 400 m³. Jika temperatur udara adalah 10°C, maka temperatur minimum udara di dalam balon agar dapat terbang adalah… (ρ udara pada 10°C adalah 1,25 kg/m³)

    (A)  159°C

    (B)  169°C

    (C)  179°C

    (D)  189°C

    (E)  199°C

     

    SOAL 03

    FISIKA SIMAK UI 2019 No.37

    Sebuah benda berbentuk silinder bermassa m memiliki massa jenis ρ lebih kecil daripada massa jenis air. Benda dimasukkan ke dalam silinder berisi air. Tidak ada air yang tumpah dari silinder tersebut. Jika luas alas benda adalah A dan massa jenis air adalah \(\rho_0\), tinggi bagian benda yang terendam air adalah…

    (A)  \(h = \dfrac{\triangle p}{\rho}\)

    (B)  \(h = \dfrac{m\cdot g}{\rho_0 \cdot A}\)

    (C)  \(h = \dfrac{m}{\rho_0 \cdot g}\)

    (D)  \(h = \dfrac{m}{\rho\cdot A}\)

    (E)  \(h = \dfrac{m}{\rho_0 \cdot A}\)

     

  • Impuls dan Momentum

    SOAL 01

    FISIKA SIMAK UI 2009 Kode 914 No.37

    Sebuah benda bermassa 2 kg bergerak dalam bidang x-y. Tiba-tiba benda tersebut meledak menjadi 3 keping. Keping pertama dengan massa 0,4 kg bergerak dengan kecepatan \(\textbf{v}_1 = 2\textbf{i} + 3\textbf{j}\). Keping kedua dengan massa 0,9 kg bergerak dengan kecepatan \(\textbf{v}_2 = 4\textbf{i} \:-\:2\textbf{j}\). Keping ketiga dengan massa 0,7 kg bergerak dengan kecepatan \(\textbf{v}_3 = -5\textbf{i} \:-\:4\textbf{j}\). Tentukan vektor kecepatan benda sebelum meledak.

    (A)  \(0,45 \textbf{i} + 1,7 \textbf{j}\)

    (B)  \(0,45 \textbf{i} \:-\: 1,7 \textbf{j}\)

    (C)  \(0,9 \textbf{i} \:-\: 3,4 \textbf{j}\)

    (D) \(0,9 \textbf{i} +  3,4\textbf{j}\)

    (E)  \(\textbf{i}\:-\:3\textbf{j}\)

     

    SOAL 02

    FISIKA SIMAK UI 2013 Kode 131 No.25

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Sebuah balok ditembak pada arah vertikal dengan sebuah peluru yang memiliki kecepatan 500 m/s. Massa peluru 10 gram, sedangkan massa balok 2 kg. Setelah ditembakkan, peluru bersarang di dalam balok. Balok akan terpental ke atas hingga ketinggian maksimum…

    (A)  13 cm

    (B)  27 cm

    (C)  31 cm

    (D)  42 cm

    (E)  47 cm

     

    SOAL 3

    FISIKA SIMAK UI 2014 No.26

    Seseorang berlari di atas rakit sejauh 2 meter, sehingga rakit yang semula diam menjadi bergerak. Massa rakit dan orang tersebut sama, yaitu 50 kg. Perpindahan yang dialami rakit selama orang tersebut berlari adalah…

    (A)  0,25 meter

    (B)  0,50 meter

    (C)  1,00 meter

    (D)  2,00 meter

    (E)  4,00 meter

     

    SOAL 4

    FISIKA SIMAK UI 2019 No.44

    Benda A (500 g) yang bergerak dengan kecepatan 6 m/s menumbuk benda B (250 g) yang diam. Ketika bertumbukan, benda A dan B mengalami kontak selama 5 milisekon. Setelah tumbukan, benda B memiliki energi kinetik 8 joule. Berdasarkan kejadian tersebut, manakah pernyataan yang tepat?

    (1)  Gaya rata-rata pada benda A besarnya 400 N

    (2)  Setelah tumbukan energi kinetik benda A = 2 J

    (3)  Impuls pada benda A sebesar 2 kg.m/s

    (4)  Jenis tumbukannya elastik sebagian

     

  • Elastisitas

    SOAL 01

    FISIKA SIMAK UI 2009 Kode 914 No.31

    Sebuah pegas dengan konstanta pegas sebesar A, jika saat ditarik mengalami perubahan panjang sebesar B, maka energi potensial elastis pegas adalah…

    (A)  \(\text{A}\text{B}\)

    (B)  \(\text{A}\text{B}^2\)

    (C)  \(\text{A}^2\text{B}\)

    (D)  \(\frac{1}{2}\text{A}^2\text{B}\)

    (E)  \(\frac{1}{2}\text{A}\text{B}^2\)

     

    SOAL 02

    FISIKA SIMAK UI 2009 Kode 914 No.32

    Sebuah besi bermassa 300 kg digantungkan pada sebuah kawat baja dengan panjang 5 m yang memiliki luas penampang 0,2 cm². Berapakah pertambahan panjang kawat? (modulus Young untuk baja = \(2 \times 10^{11}\) N/m² dan g = 10 m/s².

    (A)  \(10,5 \times 10^{-2}\) cm

    (B)  \(17,5 \times 10^{-2}\) cm

    (C)  \(27,5 \times 10^{-2}\) cm

    (D)  \(37,5 \times 10^{-2}\) cm

    (E)  \(47,5 \times 10^{-2}\) cm

     

    SOAL 03

    FISIKA SIMAK UI 2015

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Perusahaan spring bed sedang mempromosikan kelebihan kasurnya karena per yang digunakannya memiliki keunikan. Gambar di atas mengilustrasikan keunikan tersebut. Jika kasur diduduki dan tertekan sebesar 4 cm, ternyata energi potensialnya sebesar 0,48 joule. Dengan menganalisis kurva di atas, jika jarak antara posisi \(\triangle x_3\) dan \(\triangle x_1\) adalah 2 cm dan dianggap \(\text{F}_3  = 18 \text{ N}\), besar gaya \(\text{F}_1\) adalah… N

    (A)  6

    (B)  8

    (C)  10

    (D)  12

    (E)  14

     

  • Gerak Parabola

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Gambar di atas menunjukkan sebuah benda yang bergerak dengan kecepatan awal \(\text{v}_0\) pada sudut elevasi sebesar \(\alpha\). Lintasan gerak benda tersebut berbentuk parabola.

    Gerak parabola dianalisa dalam arah sumbu x dan sumbu y. Vektor kecepatan awal \(\text{v}_0\), diuraikan menjadi \(\text{v}_{x} = \text{v}_0\cdot \cos \alpha\) dan \(\text{v}_{0y} = \text{v}_0\cdot \sin \alpha\)

     

    Gerak dalam arah sumbu x

     

    Kecepatan dalam arah sumbu x di setiap titik lintasan selalu tetap

    Untuk mengukur jarak horizontal dapat menggunakan rumus:

    \(\color{blue} \text{x} = \text{v}_x\cdot \text{t}\)

     

    Gerak dalam arah sumbu y

     

    Kecepatan dalam arah sumbu y di setiap titik lintasan berubah secara teratur

    Rumus-rumus yang digunakan:

    \(\color{blue} \text{y} = \text{y}_0 + \text{v}_{0y}\cdot \text{t} \:-\: \frac{1}{2}\cdot \text{g}\cdot \text{t}^2\)

    \(\color{blue} \text{v}_y = \text{v}_{0y} \:-\:\text{g}\cdot \text{t}\)

     

    Untuk menghitung kecepatan gerak digunakan rumus resultan vektor,

    Besar kecepatan

     

    \(\text{v} = \sqrt{(\text{v}_x)^2 + (\text{v}_y)^2 }\)

     

    Arah kecepatan

     

    \(\tan \alpha = \dfrac{\text{v}_y}{\text{v}_x}\)

     

    Pada titik tertinggi \(\text{v}_y = 0\), sehingga pada titik tertinggi tersebut benda memiliki kecepatan sebesar \(\text{v}_x\)

    Contoh 1

    Sebuah bola ditendang kiper ke tengah lapangan dengan kecepatan awal 30 m/s pada sudut elevasi 37°.  Jika dianggap nilai percepatan gravitasi di tempat tersebut 10 m/s², maka tentukan:

    a. Waktu bola mencapai ketinggian maksimum

    b. Ketinggian maksimum yang dicapai bola

    c. Jarak terjauh yang dapat dicapai bola

    d. Kecepatan bola sesaat sebelum menumbuk tanah

     

    Pembahasan:

    Komponen kecepatan awal:

    \(\text{v}_{x} = \text{v}_0\cdot \cos \alpha\)

    \(\text{v}_{x} = 30 \cdot \cos 37^{\circ}\)

    \(\text{v}_{x} = 30 \cdot 0,8 = 24 \text{ m/s}\)

     

    \(\text{v}_{0y} = \text{v}_0\cdot \sin\alpha\)

    \(\text{v}_{0y} = 30 \cdot \sin 37^{\circ}\)

    \(\text{v}_{0y} = 30 \cdot 0,6 = 18\text{ m/s}\)

     

    a. Menghitung waktu bola mencapai ketinggian maksimum

    Pada titik tertinggi \(\text{v}_y = 0\)

    \(\text{v}_y = \text{v}_{0y} \:-\:\text{g}\cdot \text{t}\)

    \(0 = 18 \:-\:10\text{t}\)

    \(10\text{t} = 18\)

    \(\text{t} = 1,8 \text{ s}\)

     

    b. Menghitung ketinggian maksimum

    \(\text{y} = \text{y}_0 + \text{v}_{0y}\cdot \text{t} \:-\: \frac{1}{2}\cdot \text{g}\cdot \text{t}^2\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 0 + 18\cdot 1,8\:-\: \frac{1}{2}\cdot 10\cdot (1,8)^2\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 32,4\:-\: 16,2\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 16,2 \text{ m}\)

     

    c. Menghitung jarak terjauh

    Karena bola ditendang dari permukaan tanah dan jatuh kembali ke tanah, maka lintasannya berbentuk parabola simetris.

    Lama bola di udara sama dengan 2 kali waktu bola mencapai ketinggian maksimum yaitu sebesar \(2\times 1,8 = 3,6 \text{ s}\)

    \(\text{x} = \text{v}_x\cdot \text{t}\)

    \(\text{x} = 24\cdot 3,6\)

    \(\text{x} = 86,4 \text{ m}\)

     

    d. Menghitung kecepatan bola sesaat sebelum menumbuk tanah

    Komponen vektor kecepatannya adalah:

    \(\text{v}_x = 24 \text{ m/s}\)

    \(\text{v}_y = \text{v}_{0y} \:-\:\text{g}\cdot \text{t}\)

    \(\text{v}_y = 18 \:-\:10\cdot 3,6\)

    \(\text{v}_y = -18 \text{ m/s}\)

    Tanda minus menunjukkan arah kecepatan ke bawah

    Besar kecepatan
    \(\text{v} = \sqrt{(\text{v}_x)^2 + (\text{v}_y)^2 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{24^2 + (-18)^2 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{576 + 324 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{900 }\)

    \(\text{v} = 30 \text{ m/s}\)

     

    Arah kecepatan

    \(\tan \alpha = \dfrac{\text{v}_y}{\text{v}_x}\)

    \(\tan \alpha = -\dfrac{18}{24}\)

    \(\tan \alpha = -\dfrac{3}{4}\)

    \(\alpha = -37^{\circ}\)

    Contoh 2

    Sebuah peluru ditembakkan dari ketinggian 105 meter, dengan kecepatan awal 40 m/s pada sudut elevasi 30°, seperti pada gambar di bawah ini.

    Rendered by QuickLaTeX.com

    Jika dianggap nilai percepatan gravitasi di tempat tersebut adalah 10 m/s², maka tentukan:

    a. Ketinggian maksimum yang dicapai peluru

    b. Posisi peluru pada detik ke-3

    c. Kecepatan peluru pada detik ke-3

     

    Pembahasan:

    Komponen kecepatan awal:

    \(\text{v}_{x} = \text{v}_0\cdot \cos \alpha\)

    \(\text{v}_{x} = 40 \cdot \cos 30^{\circ}\)

    \(\text{v}_{x} = 40 \cdot \frac{1}{2}\sqrt{3} = 20\sqrt{3} \text{ m/s}\)

     

    \(\text{v}_{0y} = \text{v}_0\cdot \cos \alpha\)

    \(\text{v}_{0y} = 40 \cdot \sin 30^{\circ}\)

    \(\text{v}_{0y} = 40 \cdot 0,5 = 20\text{ m/s}\)

     

    a. Menghitung ketinggian maksimum

    Pada titik tertinggi \(\text{v}_y = 0\)

    \(\text{v}_y = \text{v}_{0y} \:-\:\text{g}\cdot \text{t}\)

    \(0 = 20 \:-\:10\text{t}\)

    \(10\text{t} = 20\)

    \(\text{t} = 2 \text{ s}\)

     

    \(\text{y} = \text{y}_0 + \text{v}_{0y}\cdot \text{t} \:-\: \frac{1}{2}\cdot \text{g}\cdot \text{t}^2\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 105 + 20\cdot 2\:-\: \frac{1}{2}\cdot 10\cdot (2)^2\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 145\:-\:20\)

    \(\text{y}_{\text{max}} = 125 \text{ m}\)

     

    b. Menentukan posisi peluru pada detik ke-3

    Ketinggian peluru:

    \(\text{y} = \text{y}_0 + \text{v}_{0y}\cdot \text{t} \:-\: \frac{1}{2}\cdot \text{g}\cdot \text{t}^2\)

    \(\text{y} = 105 + 20\cdot 3 \:-\: \frac{1}{2}\cdot 10\cdot 3^2\)

    \(\text{y} = 165 \:-\: 45\)

    \(\text{y} = 120 \text{ m}\)

     

    Jarak mendatar:

    \(\text{x} = \text{v}_x\cdot \text{t}\)

    \(\text{x} = 20\sqrt{3}\cdot 3\)

    \(\text{x} = 60\sqrt{3} \text{ m}\)

     

    Jadi posisi peluru pada detik ke-3 berada pada koordinat \((60\sqrt{3}, 120)\) meter

     

    c. Menentukan kecepatan peluru pada detik ke-3

    Komponen vektor kecepatannya adalah:

    \(\text{v}_x = 20\sqrt{3} \text{ m/s}\)

    \(\text{v}_y = \text{v}_{0y} \:-\:\text{g}\cdot \text{t}\)

    \(\text{v}_y = 20 \:-\:10\cdot 3\)

    \(\text{v}_y = -10 \text{ m/s}\)

    Tanda minus menunjukkan arah kecepatan ke bawah

    Besar kecepatan
    \(\text{v} = \sqrt{(\text{v}_x)^2 + (\text{v}_y)^2 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{(20\sqrt{3})^2 + (-10)^2 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{1200 + 100 }\)

    \(\text{v} = \sqrt{1300 }\)

    \(\text{v} = 10\sqrt{13} \text{ m/s}\)

     

    Arah kecepatan

    \(\tan \alpha = \dfrac{\text{v}_y}{\text{v}_x}\)

    \(\tan \alpha = -\dfrac{10}{20\sqrt{3}}\)

    \(\tan \alpha = -\dfrac{1}{2\sqrt{3}} \times \color{red} \dfrac{\sqrt{3}}{\sqrt{3}}\)

    \(\tan \alpha = -\dfrac{\sqrt{3}}{6}\)

    \(\alpha = \tan^{-1} {\left(-\dfrac{\sqrt{3}}{6}\right)}\)

0
Konsultasi Belajar ×
Robot Pencari
Halo! Materi belajar apa yang ingin kamu cari hari ini?