Logo Benang Lurus
Alat Optik

Alat-Alat Optik

KACAMATA

 

Sifat bayangan yang terbentuk pada retina mata adalah nyata, terbalik, diperkecil

 

Rumus Menentukan fokus lensa:

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {\dfrac{1}{f} = \dfrac{1}{s} + \dfrac{1}{s’}}$$

 

Keterangan:

\(f = \text{ jarak fokus lensa}\)

Lensa cembung (konveks) memiliki fokus positif

Lensa cekung (konkaf) memiliki fokus negatif

\(s = \text{ jarak benda dari lensa}\)

\(s’ = \text{ jarak bayangan dari lensa}\)

Jika \(s’\) bernilai positif maka bayangan bersifat nyata (benda dan bayangan berlainan pihak)

Jika \(s’\) bernilai negatif maka bayangan bersifat maya (benda dan bayangan sepihak)

 

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M = \left|-\dfrac{s’}{s}\right| = \dfrac{h’}{h}}$$

 

Keterangan:

\(h = \text{ tinggi benda}\)

\(h’ = \text{ tinggi bayangan}\)

 

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {P = \dfrac{100}{f}}$$

 

Keterangan:

fokus lensa dalam satuan cm

\(P = \text{ kekuatan lensa (dioptri)}\)

 

MIOPI (Rabun Jauh)

Gangguan penglihatan yang menyebabkan seseorang tidak dapat melihat benda yang letaknya jauh dengan jelas, tetapi tidak ada masalah melihat benda yang letaknya dekat.

Penderita rabun jauh ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa cekung (−)

Rumus:

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {\dfrac{1}{f} = \dfrac{1}{\infty} \:-\: \dfrac{1}{\text{PR}}}$$

 

Keterangan:

\(\dfrac{1}{\infty} = 0\)

PR = Punctum Remotum (titik jauh mata)

 

HIPERMETROPI (Rabun Dekat)

Gangguan penglihatan yang menyebabkan seseorang tidak dapat melihat benda yang dekat dengan jelas, tetapi tidak ada masalah melihat benda yang letaknya jauh.

Penderita rabun dekat ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa cembung (+)

Rumus:

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {\dfrac{1}{f} = \dfrac{1}{25} \:-\: \dfrac{1}{\text{PP}}}$$

PP = Punctum Proximum (titik dekat mata)

 

LUP (Kaca Pembesar)

 

Lup menggunakan lensa cembung. Saat menggunakan lup, benda harus diletakkan di antara fokus dan pusat lensa.

 

Mata berakomodasi maksimum

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M = \dfrac{S_n}{f} + 1}$$

\(S_n = \text{ titik dekat mata normal (25 cm)}\)

\(\text{Bayangan jatuh di titik dekat mata}\)

 

Mata berakomodasi pada jarak x

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M = \dfrac{S_n}{f} + \dfrac{S_n}{x}}$$

\(S_n = \text{ titik dekat mata normal (25 cm)}\)

\(\text{Bayangan jatuh di titik x}\)

 

Mata tidak berakomodasi

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M = \dfrac{S_n}{f}}$$

\(S_n = \text{ titik dekat mata normal (25 cm)}\)

\(\text{Benda diletakkan pada fokus lensa}\)

\(\text{Bayangan terbentuk di jauh tak terhingga (∼)}\)

 

MIKROSKOP

 

Rendered by QuickLaTeX.com

Benda diletakkan di depan lensa objektif diantara \(f\) dan \(2f\).

Sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif adalah nyata, terbalik, diperbesar

Perbesaran oleh lensa objektif:

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M_{\text{Objektif}} = \left|\dfrac{-s’_{\text{obj}}}{s_{\text{obj}}}\right|}$$

 

Selanjutnya bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif akan menjadi benda bagi lensa okuler pada jarak \(\leq f_{\text{okuler}}\)

Sifat bayangan akhir pada mikroskop adalah: maya, terbalik, diperbesar

Perbesaran oleh lensa okuler prinsipnya sama dengan lup.

 

Perbesaran total pada mikroskop:

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] {M_{\text{total}} = M_{\text{objektif}} \times M_{\text{okuler}} }$$

 

Panjang mikroskop untuk pengamatan dengan mata berakomodasi maksimum:

$$\bbox[ 5px, border: 2px solid red] { L = s’_{\text{obj}} + s_{\text{ok}}}$$

 

Panjang mikroskop untuk pengamatan dengan mata tidak berakomodasi

$$\bbox[5px, border: 2px solid red] { L = s’_{\text{obj}} + f_{\text{ok}}}$$

 

TEROPONG BINTANG

 

Mata Tidak Berakomodasi

\(M = \dfrac{f_{\text{obj}}}{f_\text{ok}}\)

\(L = f_{\text{obj}} + f_{\text{ok}}\)

 

Mata Berakomodasi Maksimum

\(M = \dfrac{f_{\text{obj}}}{s_\text{ok}}\)

\(L = f_{\text{obj}} + s_{\text{ok}}\)

 

LATIHAN SOAL

 

Soal 01

Seseorang yang menderita rabun jauh (miopi) memiliki titik jauh (PR) sebesar 4 m. Berapakah  kuat lensa dan fokus lensa kacamata yang diperlukan orang tersebut?

 

Soal 02

Pak Toha memiliki kacamata berkekuatan 3 dioptri memeriksakan matanya dan disarankan agar mengganti kacamatanya menjadi 3,5 dioptri. Berapa jauhkan pergeseran titik dekat mata Pak Toha?

 

Soal 03

Sebuah kaca pembesar (lup) memiliki kekuatan lensa 20 dioptri. Tentukan perbesaran anguler dan letak benda di depan lup apabila:

(A)  mata berakomodasi maksimum,

(B)  mata berakomodasi pada jarak 50 cm,

(C)  mata tidak berakomodasi.

 

Soal 04

Sebuah lup memiliki kuat lensa 25 dioptri. Tentukan perbesaran anguler lup bila digunakan oleh seseorang yang hipermetropi +2 dioptri tanpa kacamata untuk:

(A)  mata berakomodasi maksimum

(B)  mata berakomodasi pada jarak 100 cm

(C)  mata tak berakomodasi

 

Soal 05

Sebuah mikroskop memiliki fokus obyektif 0,8 cm dan fokus lensa okuler 2,5 cm. Bayangan nyata yang dibentuk oleh lensa obyektif berada pada jarak 16 cm dari lensa obyektif.

(A)  Tentukan perbesaran total bila mata mengamati dengan akomodasi maksimum,

(B)  Kemana dan berapa jauh lensa okuler harus digeser agar mata tidak berakomodasi?

 

Soal 06

Sebuah mikroskop memiliki jarak antara lensa objektif dan lensa okuler (L) = 15 cm. Perbesaran lensa objektifnya 10 kali. Jarak fokus lensa objektif 1 cm sedangkan jarak fokus lensa okuler adalah 4 cm. Tentukan:

(A)  letak benda

(B) keadaan akomodasi mata

(C) perbesaran total mikroskop

 

Soal 07

Dua lensa positif masing-masing berkekuatan 20 dioptri dan 125 dioptri, keduanya akan digunakan sebagai mikroskop.

(A)  tentukan lensa mana yang menjadi lensa obyektif,

(B)  bila panjang mikroskop L = 25 cm hitunglah letak benda dari lensa objektif untuk mata tidak berakomodasi

 

Soal 08

Teropong bintang memiliki lensa objektif dengan kekuatan 1 dioptri dan lensa okuler 20 dioptri. Tentukan perbesaran sudutnya dan panjang teropong untuk pengamatan:

(A)  tidak berakomodasi

(B)  mata berakomodasi maksimum.

 

Soal 09

Sebuah teropong bintang mempunyai perbesaran sudut 150 kali bila dipakai dengan lensa okuler dengan fokus 1,2 cm dan mata tidak berakomodasi. Hitunglah jarak fokus lensa obyektifnya.

 

0
Bantuan Pelanggan ×
Robot Pencari
Halo! Materi belajar apa yang ingin kamu cari hari ini?