Benang Lurus
Sifat Fisika
Sifat materi yang dapat diukur, diamati dan dirasakan dengan indera
Contoh:
titik didih, titik leleh, massa jenis, kelarutan, daya hantar listrik, tekanan uap, adsorpsi, wujud zat, warna zat, kemagnetan
Sifat fisika dibedakan menjadi 2 yaitu sifat intensif dan sifat ekstensif
| Sifat Intensif | Sifat Ekstensif |
| Tidak tergantung pada jumlah materi
Contoh: titik didih, titik leleh, massa jenis, kelarutan, viskositas, konduktivitas, kemagnetan |
Tergantung pada jumlah materi
Contoh: massa dan volume |
Sifat Kimia
Sifat materi yang berkaitan dengan kemampuan suatu zat untuk bereaksi dan membentuk zat baru
Contoh:
mudah terbakar, mudah meledak, mudah berkarat, beracun, mudah membusuk
Berikut ini adalah perbedaan antara perubahan fisika dan perubahan kimia
| Perubahan Fisika | Perubahan Kimia |
|
|
Contoh perubahan fisika
contoh: air yang dituang dalam plastik kemudian dimasukkan ke dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang panas setelah didinginkan akan menjadi keras
contoh: balok es yang terkena panas akan mencair, batang besi yang dipanaskan terus-menerus pada suhu tinggi akan melebur
contoh: air yang dipanaskan terus-menerus akan menjadi uap (menguap), pakaian yang basah jika dijemur di bawah terik matahari akan menjadi kering
contoh: embun yang menempel pada dedaunan pada pagi hari, gelas yang diisi dengan es bagian luarnya akan menjadi basah
contoh: kapur barus (kamper) yang digunakan lama-lama akan mengecil dan habis, es kering (dry es) jika dibiarkan di tempat terbuka akan habis menjadi gas
contoh: karena suhu yang dingin uap air akan berubah menjadi salju, pembuatan es kering (es kering dibuat dari gas karbon dioksida yang dikompresi dan berubah menjadi padat pada suhu yang sangat dingin)
Contoh perubahan kimia