Benang Lurus
Teks untuk soal nomor 07 s.d. 09
Babirusa: Hewan Unik dari Sulawesi
Mengenal Babirusa
Indonesia memiliki banyak flora dan fauna yang unik. Salah satunya adalah babirusa. Hewan ini hanya bisa ditemukan di pulau Sulawesi dan sekitarnya. Babirusa adalah babi liar yang hidup di hutan tropis. Mereka sering ditemukan di sekitar sungai, rawa, dan kubangan air.
Tempat Hidup dan Makanan
Babirusa hidup di hutan hujan dataran rendah Pulau Sulawesi. Mereka dapat ditemukan di daerah seperti Togean, Sulu, dan Buru. Makanan mereka meliputi buah-buahan, umbi-umbian seperti kilo, tunas globa, dan rebung. Selain itu, mereka juga memakan rumput dan daun. Terkadang mereka mencari ulat atau cacing di lubang pohon yang busuk.
Ciri-ciri Unik
Babirusa jantan memiliki ciri khas yang unik. Mereka memiliki dua taring besar yang menembus kulit moncongnya. Taring tersebut melengkung ke belakang hingga di depan mata. Ukuran taringnya bisa mencapai 30 cm. Pada betina, taring jauh lebih pendek dibanding jantan. Beberapa betina bahkan tidak memiliki taring yang mencuat. Selain itu, babirusa hampir tidak memiliki rambut di tubuhnya. Rambut hanya tumbuh di sepanjang tulang belakang dan ujung ekor. Kulit mereka tebal, keras, dan kasar dengan keriput di sekitar wajah, telinga, dan leher. Babirusa sering mengeluarkan suara khas yang terdengar seperti “Suiirii… suuuuuiliirii.”
Babirusa termasuk hewan yang terancam punah. Ancaman utamanya berasal dari perburuan.
Soal 07
Apa jenis umbi-umbian yang menjadi makanan babirusa?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Kilo, Rebung, Tunas globa.
Berdasarkan subjudul “Tempat Hidup dan Makanan”, teks menyebutkan: “Makanan mereka meliputi buah-buahan, umbi-umbian seperti kilo, tunas globa, dan rebung.” Ketiga pilihan tersebut terdaftar di dalam kelompok umbi-umbian/tunas tanaman dalam bagian teks tersebut. Sementara “Ulat” dikategorikan sebagai fauna/hewan kecil, bukan umbi-umbian.
Soal 08
Babirusa adalah hewan unik yang ditemukan di Pulau Sulawesi. Pernyataan mana yang mendukung kalimat tersebut?
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Babirusa betina di Pulau Sulawesi memiliki taring seperti babirusa jantan. | ||
| Babirusa hidup di hutan hujan dataran rendah di Pulau Sulawesi. | ||
| Babirusa di Pulau Sulawesi memiliki suara yang sangat khas. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan 1 Salah, karena teks menyatakan bahwa pada betina taringnya jauh lebih pendek atau bahkan tidak ada.
Pernyataan 2 Benar, sesuai dengan kalimat pertama subjudul Tempat Hidup dan Makanan.
Pernyataan 3 Benar, sesuai dengan paragraf Ciri-Ciri Unik yang menyatakan babirusa mengeluarkan suara khas “Suiirii… suuuuuiliirii.”
Soal 09
Apa dampak yang terjadi jika habitat babirusa terus terancam?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Populasi babirusa akan berkurang akibat aktivitas manusia, Flora yang menjadi makanan utama babirusa bisa terpengaruh, Terjadi peningkatan konflik antara manusia dan babirusa.
Ancaman terhadap habitat babirusa (akibat aktivitas manusia seperti perburuan dan alih fungsi lahan) secara langsung berdampak pada penurunan populasi babirusa, flora yang menjadi makanan utama babirusa akan berkurang/menipis, serta meningkatkan interaksi dan konflik kawasan antara habitat manusia dan satwa liar.
Teks untuk soal nomor 10 s.d. 12
Tas Tangan dari Kain Perca
Apakah kamu tahu apa itu kain perca?
Kain perca adalah sisa-sisa kain dari pembuatan pakaian yang sering dianggap sebagai limbah. Padahal, kain perca dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Salah satu contohnya adalah tas tangan. Ingin tahu cara membuatnya? Simak langkah-langkah berikut ini.
Alat dan Bahan:
Langkah Pembuatan:
Soal 10
Benda apa saja yang digunakan sebagai alat dalam teks tersebut?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Gunting, Jarum.
Dalam konteks prakarya, alat adalah instrumen yang digunakan untuk memproses bahan (seperti gunting untuk memotong dan jarum untuk menjahit). Sedangkan ritsleting dan busa tipis tergolong sebagai bahan pengerjaan.
Soal 11
Kata manakah yang menunjukkan bahwa kain perca masih bisa diolah?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Bermanfaat, Bernilai ekonomi.
Kutipan paragraf pertama menyatakan: “…kain perca dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.” Dua kata kunci ini secara eksplisit menunjukkan hasil positif dari pengolahan kain perca.
Soal 12
Apa yang mungkin terjadi jika busa tidak diletakkan di dalam kain?
A. Tas akan menjadi lebih berat.
B. Tas menjadi kurang empuk.
C. Tas tidak bisa digunakan.
D. Tas akan mudah rusak.
Kunci Jawaban: B
Fungsi utama busa tipis pada lapisan dalam kerajinan tas adalah memberikan struktur yang lembut, tebal, dan empuk. Jika busa ditiadakan, tas akan terasa tipis dan kurang empuk.
Teks untuk soal nomor 13 s.d. 15
Pelari Terakhir
Lomba maraton di kotaku biasanya diadakan setiap musim panas. Semua jalan raya yang dilalui para pelari akan ditutup. Hanya ambulans yang bisa melintas. Tugasku mengikuti pelari dari belakang sebagai petugas medis. Pak sopir dan aku berada di dalam mobil ambulans. Kami harus tetap berada di belakang pelari terakhir sampai garis finis.
Tanda memulai maraton terdengar. Para pelari terdepan mulai menjauh dari pandangan kami. Mataku tertuju pada wanita berbaju putih longgar dan celana biru.
“Pak, lihatlah itu,” kataku sambil menunjuk wanita tersebut di depan kami.
Kami sadar bahwa dia akan menjadi “pelari terakhir”. Rambutnya beruban, postur tubuhnya tidak lagi tegap, dan kakinya sedikit pincang. Berjalan pun sudah tampak sulit.
Pak sopir dan aku memperhatikan wanita itu. Kami akan bergerak maju sedikit. Lalu berhenti menjaga jarak darinya. Kemudian, kami maju lagi untuk terus mengikuti langkahnya. Aku ingin menghentikannya. Namun, pada saat yang sama, aku juga berdoa agar dia terus maju.
Akhirnya, dia menjadi satu-satunya pelari yang tersisa. Air mataku mengalir karena aku merasa terharu dan kagum pada keberaniannya.
Sorak-sorai penonton sudah tidak terdengar lagi. Namun, seorang pria berdiri sendirian dengan bangga menunggu kedatangan pelari terakhir. Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang. Pelan-pelan, pelari terakhir melintasi garis finis tersebut. Kedua ujung pita kertas itu berkibar di belakangnya.
Aku tidak tahu nama wanita itu. Tetapi sejak saat itu, dia menjadi bagian dari mekehidupanku. Bagi wanita itu, maraton bukanlah tentang mengalahkan orang lain atau memenangkan piala. Ini tentang menyelesaikan apa yang sudah dimulainya. Saat kesulitan hidup melanda, aku teringat kepadanya.
Soal 13
Seorang pria berdiri di garis finis saat pelari terakhir melintas. Apa yang dilakukan pria itu?
A. Berdiri menunggu kedatangan mobil ambulans.
B. Menyaksikan perjuangan para pelari maraton.
C. Mengikuti pelari terakhir dari belakang.
D. Memegang ujung pita kertas yang diikat ke tiang.
Kunci Jawaban: D
Teks paragraf ke-7 menyatakan secara eksplisit: “Ia memegang salah satu ujung pita kertas yang terikat pada tiang.”
Soal 14
Dalam cerita, ada seorang wanita tua yang ikut berlomba. Bagaimana sikap tokoh Aku setelah mengetahuinya?
| Sikap Tokoh Aku | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Terharu melihat perjuangan wanita tua yang memiliki kondisi terbatas. | ||
| Bangga menunggu kedatangan wanita tua melintasi garis finis. | ||
| Terinspirasi oleh keteguhan wanita tua menghadapi tantangan maraton. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan 1 Benar (Tokoh Aku terharu hingga meneteskan air mata).
Pernyataan 2 Salah (Yang menunggu di garis finis adalah seorang pria lain, bukan tokoh Aku yang berada di ambulans).
Pernyataan 3 Benar (Tokoh Aku menjadikannya inspirasi saat menghadapi kesulitan hidup).
Soal 15
Mengapa penulis meletakkan gambar sebelum paragraf terakhir dalam cerita?
| Alasan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Menunjukkan gambaran fisik wanita tua yang mengikuti lomba maraton. | ||
| Membantu pembaca membayangkan momen pelari terakhir melintasi garis finis. | ||
| Memperkuat pesan bahwa menyelesaikan sesuatu yang telah dimulai adalah berharga. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan 1: Salah
Pernyataan 2: Benar
Pernyataan 3: Benar
Ilustrasi pada momen finis bertujuan memvisualisasikan puncak cerita (saat pita finis terputus) dan menegaskan pesan moral mendalam tentang kegigihan menyelesaikan perjuangan.
Teks untuk soal nomor 16 s.d. 18
Laporan Observasi: Kehidupan Tradisional dan Alam di Desa Baduy
Desa Baduy terletak di Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini memiliki komunitas adat yang lestari. Mereka hidup sederhana dan harmonis dengan alam. Tradisi ini masih dipertahankan hingga saat ini. Masyarakat Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Kedunya masih memegang teguh adat istiadat dan filosofi leluhur.
Masyarakat Baduy Dalam, tinggal di wilayah yang lebih terpencil. Mereka tidak terpengaruh oleh teknologi modern. Kehidupan mereka diatur dengan aturan adat yang ketat. Pakaian khas yang digunakan terbuat dari bahan alami. Pola hidup mereka juga mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan ekosistem. Pertanian organik menjadi salah satu cara mereka menjaga kelestarian alam. Alam merupakan sumber daya utama bagi kehidupan mereka.
Kelompok Baduy Luar lebih terbuka terhadap pengaruh luar. Namun, mereka tetap menjaga nilai-nilai adat. Mereka rutin melaksanakan upacara adat, seperti Sedekah Bumi. Upacara ini menjadi bentuk rasa syukur atas hasil pertanian. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.
Masyarakat Baduy memiliki tradisi yang kaya dan unik. Namun, kawasan ini menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan yang pesat mulai mengancam kelestarian alam sekitar. Selain itu, eksploitasi sumber daya alam di sekitar wilayah Baduy semakin meningkat. Banyak pihak yang tertarik mengakses sumber daya alam tersebut. Hal ini berisiko merusak keseimbangan budaya dan lingkungan mereka.
Soal 16
Istilah eksploitasi dalam paragraf keempat bermakna …
A. pemanfaatan berlebihan yang dapat merusak lingkungan
B. perlindungan budaya masyarakat Baduy yang telah rusak
C. pengelolaan sumber daya alam yang mengancam lingkungan
D. penggunaan sumber daya alam secara terbatas namun berisiko
Kunci Jawaban: A
Sesuai KBBI dan konteks kalimat paragraf ke-4, eksploitasi adalah pemanfaatan atau penambangan sumber daya secara berlebihan/sewenang-wenang yang berdampak merusak lingkungan sekitar.
Soal 17
Kerangka yang tepat berdasarkan informasi dalam teks adalah ….
A. Adat Istiadat Desa Baduy → Kehidupan Baduy Dalam → Upacara Adat Baduy Luar → Tantangan yang Dihadapi
B. Pengantar Desa Baduy → Kehidupan Baduy Dalam → Kehidupan Baduy Luar → Tantangan yang Dihadapi
C. Adat Istiadat Desa Baduy → Pakaian Khas Baduy Dalam → Kehidupan Baduy Luar → Ancaman masyarakat Baduy
D. Pengantar Desa Baduy → Pakaian Khas Baduy Dalam → Upacara Adat Baduy Luar → Ancaman masyarakat Baduy
Kunci Jawaban: B
Alur gagasan tiap paragraf berurutan:
Paragraf 1: Pengantar/gambaran umum Desa Baduy.
Paragraf 2: Kehidupan Baduy Dalam.
Paragraf 3: Kehidupan Baduy Luar.
Paragraf 4: Tantangan/ancaman yang dihadapi.
Soal 18
Paragraf 2 dan 3 membahas pelestarian adat dan lingkungan masyarakat Baduy.
Bagaimana hubungan isi kedua paragraf tersebut dengan paragraf 4?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
[ ] Pembangunan pesat mengancam keberlanjutan alam dan budaya. [ ] Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan bisa membahayakan. [ ] Masyarakat di wilayah Baduy berpotensi mengancam kelestarian alam. [ ] Upaya pelestarian menghadapi tantangan dari faktor eksternal.
Kunci Jawaban: Pembangunan pesat mengancam keberlanjutan alam dan budaya, penggunaan sumber daya alam yang berlebihan bisa membahayakan, upaya pelestarian menghadapi tantangan dari faktor eksternal.
Paragraf 2 dan 3 menunjukkan harmoni pelestarian internal oleh Baduy Dalam/Luar, sedangkan paragraf 4 memaparkan hubungan sebab-akibat berupa ancaman luar (faktor eksternal seperti eksploitasi dan pembangunan pesat) terhadap keberlanjutan alam dan budaya tersebut.
Teks untuk soal nomor 19 s.d. 21
Bola Bekel Dinda
Sarah baru pulang sekolah. Ia berniat menuju ke kamar. Di ruang keluarga, terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira. Mbok Ginah datang untuk mengantarkan makanan dan minuman.
Mama memanggil Sarah saat melihat kedatangannya.
Sarah menghampiri Mama dan memberi salam kepada Tante Mira.
“Kak Sarah!” tiba-tiba Dinda, anak Tante Mira, memanggilnya. Gadis kelas 5 SD itu tersenyum lebar.
“Kak Sarah! Ayo, temani aku main bekel!” ajak Dinda.
“Bekel?” tanya Sarah sambil mengernyitkan dahinya.
“Kak Sarah sudah SMP, tapi tidak tahu bekel?” Dinda balik bertanya.
Dinda memperlihatkan mainan yang diletakkannya di lantai.
“Ini namanya bola bekel,” jelas Dinda sambil mengambil satu bola karet kecil.
“Nah, kalau yang ini, namanya biji bekel,” tambahnya seraya meraup enam mainan kecil berbentuk unik yang terbuat dari logam.
Sarah ikut memegang dan mengamati bola bekel beserta biji bekelnya.
“Aku sering memainkannya bersama Mama. Kata Mama daripada main game online,” cerita Dinda.
Deg! Sarah serasa ditampar. Ucapan Dinda itu benar.
“Ajarin Kak Sarah cara main bekel, dong!” minta Sarah, menutupi rasa malunya.
“Begini caranya, Kak!” Dinda bersemangat mengajari Sarah.
“Aku coba, ya!” pinta Sarah. Dia penasaran.
Pertama kali melontarkan bola bekel, Sarah sudah harus mengambilnya ke ruang tamu. Bola bekel itu menggelinding ke sana. Namun, Sarah jadi makin penasaran dan mencoba terus walaupun gagal berkali-kali. Dinda bertepuk tangan menyemangati Sarah.
“Susah juga, ya!” ujar Sarah.
“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!” kata Dinda.
Sarah berniat mencari informasi lebih jelas tentang permainan ini. Dia akan belajar main bekel sampai bisa. Dinda saja bisa, dia juga pasti bisa.
[/showhide]Soal 19
Siapa yang sedang asyik mengobrol dengan Mama di ruang keluarga?
A. Dinda.
B. Sarah.
C. Tante Mira.
D. Mbok Ginah.
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan paragraf pertama teks: “…terlihat Mama sedang asyik mengobrol dengan Tante Mira.”
Soal 20
Bagaimana sifat yang ditunjukkan Dinda berdasarkan cerita tersebut?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Percaya diri, suportif, optimis.
Dinda menunjukkan sifat percaya diri saat menjelaskan permainan, suportif (bertepuk tangan menyemangati Sarah), dan optimis (“Nanti lama-lama juga bisa, Kak!”).
Soal 21
Apa yang mungkin terjadi jika Dinda tidak mengajak Sarah bermain?
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Sarah tidak akan tahu cara bermain bola bekel. | ||
| Sarah tetap akan sering bermain game online. | ||
| Sarah akan mencari informasi tentang bola bekel. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan 1 Benar (Ajakan Dinda yang mengenalkan bola bekel kepada Sarah).
Pernyataan 2 Benar (Tanpa ada pemicu tersentil sindiran bekel vs game online, Sarah cenderung melanjutkan kebiasaan lamanya).
Pernyataan 3 Salah (Sarah tertarik mencari informasi bekel justru karena sudah diajak dan diajari Dinda).
Teks untuk soal nomor 22 s.d. 24
Pidato Pagi
Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru.
Yang saya banggakan murid-murid sekalian.
Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat di pagi ini.
Bapak Ibu guru dan murid-murid sekalian, saat ini kita hidup di era informasi.
Informasi mudah diakses melalui internet dan media sosial.
Namun, tidak semua informasi tersebut benar.
Sebagian informasi tersebut disebut hoaks.
Hoaks adalah informasi palsu yang menyesatkan.
Hoaks dapat berbentuk teks, gambar, atau video.
Judul hoaks biasanya bersifat provokatif.
Tujuannya agar pembaca segera menyebarkannya.
Penyebaran hoaks dapat merugikan banyak orang.
Sebagai kepala sekolah, saya mengingatkan kita semua perlu literasi informasi.
Literasi informasi berarti menilai informasi secara kritis.
Kita semua harus memeriksa sumber informasi.
Kita juga perlu membandingkan beberapa sumber terpercaya.
Informasi belum jelas sebaiknya tidak disebarkan.
Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama.
Teknologi harus digunakan untuk menambah pengetahuan.
Akhir kata saya sampaikan, “Mari bijak dalam bermedia sosial!”
Demikian pidato ini saya sampaikan.
Semoga bisa menjadi perenungan untuk kita semua.
Soal 22
Kepada siapakah pidato tersebut ditujukan?
(Pilihlah setiap jawaban yang benar!)
Kunci Jawaban: Murid, guru.
Sesuai salam pembuka pidato: “Yang terhormat Bapak dan Ibu Guru. Yang saya banggakan murid-murid sekalian.” Pembicara pidato adalah Kepala Sekolah.
Soal 23
Pesan apa yang ingin disampaikan melalui pidato tersebut?
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Kedisiplinan dalam menyebarkan berita dari berbagai media. | ||
| Tanggung jawab sebagai pribadi dalam bermedia sosial. | ||
| Kesadaran diri untuk memilah informasi dari dunia maya. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan 1 Salah (Fokus isi bukan sekadar disiplin menyebar berita, melainkan penyaringan kritis).
Pernyataan 2 Benar (Ditegaskan dalam kalimat “Bersikap kritis adalah tanggung jawab kita bersama” dan “Mari bijak bermedia sosial”).
Pernyataan 3 Benar (Ditegaskan dalam arahan literasi informasi dan membandingkan sumber terpercaya).
Soal 24
Judul pidato tersebut masih sangat umum. Judul mana yang lebih sesuai untuk menggantikan judul pidato tersebut?
A. Mengenal Hoaks di Lingkungan Sekolah.
B. Cara Membedakan Hoaks dalam Media Sosial.
C. Literasi Informasi sebagai Benteng Melawan Hoaks.
D. Peran Sekolah dalam Literasi Informasi kepada Murid.
Kunci Jawaban: C
Gagasan utama pidato menekankan pentingnya memiliki literasi informasi untuk menangkal dan tidak mudah percaya pada hoaks. Maka, judul yang paling representative dan efektif adalah “Literasi Informasi sebagai Benteng Melawan Hoaks”.