Soal 01
Udara yang kita hirup dari lingkungan sekitar sering kali mengandung partikel debu halus dan bersuhu tidak menentu. Saat udara masuk melalui rongga hidung, terjadi dua proses penyesuaian penting yang dilakukan oleh bagian-bagian di dalam hidung. Bagian hidung yang berfungsi menyaring kotoran dan menghangatkan suhu udara secara berturut-turut adalah ….
A. selaput lendir dan katup epiglotis
B. rambut/bulu hidung dan selaput lendir
C. saraf penciuman dan bulu hidung
D. tulang rawan dan pita suara
Bulu-bulu halus di dalam rongga hidung bertindak sebagai penyaring fisik (filter) tahap pertama untuk menangkap debu, serpihan kotoran, dan partikel kasar yang terbawa bersama udara.
Selaput lendir yang senantiasa lembap dan kaya pembuluh darah kapiler berfungsi melembapkan udara kering serta menghangatkan suhu udara yang masuk agar sesuai dengan suhu tubuh manusia sebelum diteruskan ke paru-paru.
Soal 02
Perhatikan organ-organ pernapasan berikut!
(1) Alveolus
(2) Bronkus
(3) Laring
(4) Rongga hidung
(5) Trakea
(6) Bronkiolus
Urutan yang tepat mengenai jalur masuknya udara pernapasan saat kita menghirup napas adalah ….
A. (4) → (3) → (5) → (2) → (6) → (1)
B. (4) → (5) → (3) → (2) → (6) → (1)
C. (4) → (3) → (2) → (5) → (1) → (6)
D. (4) → (5) → (2) → (3) → (6) → (1)
Udara luar masuk pertama kali melewati (4) Rongga Hidung → melewati pangkal tenggorokan (3) Laring → masuk ke batang tenggorokan (5) Trakea → bercabang ke (2) Bronkus kanan dan kiri → menyebar ke anak cabang (6) Bronkiolus → dan akhirnya bermuara di kantung udara (1) Alveolus.
Soal 03
Saat sedang makan bersama di kantin, Edo berbicara sambil tertawa terbahak-bahak sehingga tiba-tiba ia tersedak butiran nasi dan terbatuk-batuk hebat. Organ pada saluran pernapasan yang gagal menutup dengan sempurna saat Edo berbicara sambil makan adalah ….
A. cincin tulang rawan pada trakea
B. katup epiglotis pada laring
C. selaput lendir pada bronkus
D. pita suara pada faring
Pada laring terdapat sebuah katup tulang rawan lentur bernama epiglotis. Saat menelan makanan, katup ini akan menutup saluran napas agar makanan masuk ke kerongkongan. Jika kita berbicara saat makan, epiglotis terbuka sehingga butiran makanan masuk ke saluran napas dan memicu refleks batuk (tersedak).
Soal 04
Perhatikan beberapa pernyataan tentang karakteristik organ pernapasan berikut!
[1] Tersusun atas cincin-cincin tulang rawan agar saluran tetap terbuka kokoh. [2] Berjumlah sepasang dan membelah jalur udara menuju paru-paru kanan dan kiri. [3] Berbentuk kantung gelembung mikroskopis berdinding tipis dan dikelilingi pembuluh kapiler darah. [4] Otot berbentuk kubah yang memisahkan rongga dada dan rongga perut.
Pernyataan yang secara berturut-turut mendeskripsikan Trakea dan Alveolus adalah nomor ….
A. [1] dan [2]
B. [1] dan [3]
C. [2] dan [4]
D. [3] dan [4]
• [1] adalah ciri Trakea (pipa tabung cincin tulang rawan).
• [2] adalah ciri Bronkus (cabang trakea ke kanan dan kiri).
• [3] adalah ciri Alveolus (gelembung kantung udara tipis tempat difusi gas).
• [4] adalah ciri Diafragma (otot kubah pembatas rongga dada dan perut).
Soal 05
Di dalam paru-paru terdapat jutaan alveoli yang membentuk gugusan mirip buah anggur. Struktur dinding alveolus yang sangat tipis, senantiasa lembap, serta diselubungi jaring pembuluh kapiler darah sangat mendukung fungsinya, yaitu sebagai ….
A. penampung utama lendir untuk menyaring bakteri patogen
B. penghasil suara ketika dilewati hembusan udara ekspirasi
C. tempat terjadinya pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida
D. pengatur suhu udara agar stabil sebelum dipompa ke lambung
Alveolus merupakan unit fungsional terkecil dalam sistem respirasi. Dindingnya yang hanya setebal satu lapis sel memudahkan proses difusi gas, di mana oksigen (O2) berpindah ke darah dan karbon dioksida (CO2) dari darah dilepas ke rongga alveolus untuk dihembuskan keluar tubuh.
Soal 06
Perhatikan tabel pasangan organ sistem pernapasan dan fungsinya berikut!
| No. | Nama Organ | Fungsi Utama |
|---|---|---|
| (1) | Laring | Tempat melekatnya pita suara dan pelindung saluran napas saat menelan. |
| (2) | Bronkiolus | Mengatur pertukaran antara cairan tubuh dengan sari-sari makanan. |
| (3) | Diafragma | Otot penggerak mekanis yang mengatur perubahan volume rongga dada. |
| (4) | Trakea | Tempat penyerapan oksigen oleh sel darah merah. |
Pasangan nama organ dan fungsinya yang benar ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
• (1) Benar: Laring memiliki pita suara dan katup epiglotis pencegah tersedak.
• (2) Salah: Bronkiolus bertugas menyalurkan udara ke alveolus, bukan mengurus sari makanan.
• (3) Benar: Diafragma berkontraksi dan berelaksasi mengatur kembang kempisnya rongga dada.
• (4) Salah: Penyerapan oksigen terjadi di alveoli, bukan di pipa trakea.
Soal 07
Saat bernapas di depan cermin datar atau kaca jendela pada pagi hari yang sejuk, permukaan kaca seketika menjadi buram dan muncul titik-titik air halus. Peristiwa ini membuktikan bahwa proses pernapasan manusia ….
A. membutuhkan gas oksigen dari udara bebas
B. mengeluarkan zat sisa metabolisme berupa uap air
C. menyerap cairan tubuh untuk menghasilkan tenaga
D. menghasilkan udara dingin saat dikeluarkan dari tubuh
Proses pembakaran sari makanan di dalam sel tubuh melepaskan gas karbon dioksida (CO2) dan uap air (H2O). Saat uap air hangat dihembuskan dan menyentuh permukaan kaca yang dingin, uap air tersebut mengalami kondensasi (pengembunan) sehingga berubah wujud menjadi bintik-bintik air cair.
Soal 08
Ketika kamu menarik napas dalam-dalam saat berolahraga (fase inspirasi), perubahan mekanis yang terjadi secara bersamaan pada otot diafragma dan rongga dadamu adalah ….
A. otot diafragma berelaksasi melengkung ke atas, rongga dada membesar
B. otot diafragma berkontraksi mendatar ke bawah, rongga dada membesar
C. otot diafragma berelaksasi melengkung ke atas, rongga dada mengecil
D. otot diafragma berkontraksi mendatar ke bawah, rongga dada mengecil
Saat menarik napas, otot diafragma berkontraksi sehingga posisinya bergerak mendatar ke bawah. Bersamaan dengan itu, tulang rusuk terangkat naik ke atas, sehingga volume rongga dada membesar. Hal ini menyebabkan tekanan di dalam paru-paru mengecil dan udara dari luar terhisap masuk.
Soal 09
Perhatikan matriks perbandingan antara fase pernapasan Inspirasi dan Ekspirasi berikut!
| Faktor Pembeda | Inspirasi (Tarik Napas) | Ekspirasi (Embus Napas) |
|---|---|---|
| I. Otot antartulang rusuk | Mengendur / Relaksasi | Berkontraksi |
| II. Volume rongga dada | Membesar | Mengecil |
| III. Tekanan udara paru | Lebih rendah dari luar | Lebih tinggi dari luar |
| IV. Posisi diafragma | Melengkung ke atas | Mendatar ke bawah |
Kombinasi baris yang memuat data perbandingan yang benar adalah ….
A. I dan II
B. I dan IV
C. II dan III
D. III dan IV
• Baris I Salah: Saat inspirasi rusuk berkontraksi (terangkat), sedangkan saat ekspirasi rusuk mengendur.
• Baris II Benar: Volume rongga dada mengembang/membesar saat inspirasi dan menyempit/mengecil saat ekspirasi.
• Baris III Benar: Udara mengalir ke tempat bertekanan lebih rendah, sehingga saat inspirasi tekanan paru harus lebih kecil dibanding luar.
• Baris IV Salah: Saat inspirasi diafragma mendatar, dan saat ekspirasi melengkung ke atas.
Soal 10
Dalam sebuah eksperimen IPA, kelompok siswa kelas 6 merangkai model pernapasan manusia menggunakan botol plastik bekas yang dipotong bagian bawahnya, pipa sedotan huruf Y, dua balon karet kecil di dalam botol, dan selembar membran balon besar yang diikat rapat di bagian dasar botol.
(Membran balon pada dasar botol ditarik ke arah bawah menjauhi botol)
Pernyataan yang benar terkait analogi alat dan peristiwa yang terjadi saat membran karet ditarik ke bawah adalah ….
[1] Membran balon di bagian dasar botol menganalogikan kerja otot diafragma. [2] Kedua balon kecil di dalam botol menganalogikan sepasang paru-paru. [3] Saat membran ditarik ke bawah, udara di dalam kedua balon kecil akan tertekan keluar dan mengempis. [4] Menarik membran ke bawah memicu udara luar masuk ke dalam balon kecil hingga mengembang, meniru fase inspirasi.
A. [1], [2], dan [3]
B. [1], [2], dan [4]
C. [1], [3], dan [4]
D. [2], [3], dan [4]
• Sedotan berbentuk huruf Y menganalogikan batang trakea dan percabangan bronkus.
• Balon kecil di dalam botol menganalogikan paru-paru (Pernyataan [2] Benar).
• Membran karet dasar menganalogikan otot diafragma (Pernyataan [1] Benar).
Saat membran dasar ditarik ke bawah (diafragma kontraksi), ruang botol membesar dan tekanannya turun, membuat balon kecil mengembang karena terisi udara luar (meniru fase inspirasi). Jadi pernyataan [4] Benar dan [3] Salah.
Soal 11
Setelah oksigen (O2) berhasil berdifusi melewati dinding alveoli dan masuk ke dalam pembuluh darah kapiler, zat atau komponen darah yang bertindak sebagai armada pengangkut untuk mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh sel tubuh adalah ….
A. keping darah (trombosit)
B. plasma darah yang kaya hormon
C. hemoglobin di dalam sel darah merah (eritrosit)
D. antibodi di dalam sel darah putih (leukosit)
Sel darah merah (eritrosit) mengandung protein kaya zat besi bernama hemoglobin (Hb). Hemoglobin bertugas mengikat gas oksigen dari paru-paru membentuk senyawa oksihemoglobin, lalu membawanya lewat peredaran darah untuk disalurkan ke seluruh sel tubuh manusia guna menghasilkan energi.
Soal 12
Kapasitas paru-paru menggambarkan kemampuan paru-paru dalam menampung dan mengalirkan volume udara. Kapasitas paru-paru setiap individu tidaklah sama. Faktor-faktor biologis dan fisiologis yang secara nyata memengaruhi besarnya kapasitas paru-paru seseorang adalah ….
[1] Intensitas dan keteraturan melakukan aktivitas olahraga fisik [2] Usia dan pertambahan tinggi/ukuran tubuh [3] Golongan darah sistem ABO [4] Kondisi kesehatan dan ada tidaknya riwayat penyakit pernapasan
A. [1], [2], dan [3]
B. [1], [2], dan [4]
C. [1], [3], dan [4]
D. [2], [3], dan [4]
• Aktivitas fisik [1]: Olahraga teratur memperkuat otot diafragma dan menambah kelenturan alveoli.
• Usia & ukuran tubuh [2]: Orang dewasa dan individu bertubuh tinggi memiliki rongga dada serta volume paru-paru yang lebih besar.
• Kondisi kesehatan [4]: Adanya gangguan paru menurunkan kapasitas fungsional penampungan udara.
• Golongan darah [3] sama sekali tidak memengaruhi daya tampung udara maupun elastisitas organ paru-paru.
Soal 13
Dara selalu mengenakan jaket tebal saat keluar rumah di pagi hari ketika musim hujan. Jika tubuhnya terpapar suhu udara yang sangat dingin atau berada di dekat kucing berbulu lebat, dadanya terasa sesak dan saat mengeluarkan napas terdengar suara melengking bernada tinggi (wheezing atau mengi). Berdasarkan gejala tersebut, gangguan pernapasan yang dialami Dara dan penyebab fisiologisnya adalah ….
A. pneumonia, akibat alveolus terisi cairan bakteri
B. asma, akibat penyempitan dan peradangan saluran napas karena alergen/udara dingin
C. influenza, akibat serangan virus flu yang merusak selaput lendir laring
D. tuberkulosis, akibat infeksi bakteri menular pada dinding bronkiolus
Asma adalah gangguan saluran pernapasan yang dipicu oleh faktor genetik (bawaan) dan hipersensitivitas terhadap pemicu lingkungan tertentu (seperti udara dingin, debu, atau bulu hewan). Saat terserang, saluran bronkus mengalami peradangan, menyempit, dan memproduksi lendir berlebih, menimbulkan sesak napas dan bunyi napas melengking (mengi) saat menghembus napas.
Soal 14
Perhatikan matriks klasifikasi penyakit pernapasan dan faktor penyebabnya berikut!
| Nama Gangguan | Faktor Penyebab Utama | Sifat Penularan |
|---|---|---|
| (1) Tuberkulosis (TBC) | Bakteri Mycobacterium tuberculosis | Menular |
| (2) Asma | Virus pernapasan menular | Menular |
| (3) Influenza | Virus influenza melalui droplet | Menular |
| (4) ISPA | Faktor bawaan / keturunan | Tidak Menular |
Baris data yang menyajikan informasi yang sepenuhnya benar adalah ….
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
• (1) Benar: TBC disebabkan bakteri Mycobacterium dan menular lewat dahak/droplet.
• (2) Salah: Asma disebabkan faktor genetik dan alergi lingkungan, serta tidak menular.
• (3) Benar: Influenza disebabkan virus dan menular lewat bersin/batuk penderita.
• (4) Salah: ISPA utamanya dipicu oleh polusi udara (asap pabrik, knalpot, sampah) dan infeksi mikroorganisme, bukan keturunan.
Soal 15
Seorang pasien memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh selama lebih dari tiga minggu, sesekali dahaknya bercampur bercak darah, sering demam ringan, selalu berkeringat dingin di malam hari tanpa beraktivitas, serta mengalami penurunan berat badan yang drastis. Dokter mendiagnosis pasien terinfeksi Tuberkulosis (TBC).
Pernyataan yang tepat mengenai penyakit TBC dan upaya pencegahannya adalah ….
[1] TBC dapat menular ke orang lain melalui percikan dahak saat penderita batuk tanpa menutup mulut. [2] Penyakit ini menyerang alveoli hingga terisi cairan nanah tebal akibat infeksi jamur beracun. [3] Pengobatan TBC membutuhkan konsumsi obat antibiotik khusus secara teratur dan tuntas selama minimal 6 bulan. [4] Menutup mulut saat batuk dan membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah dapat membantu menekan penularan bakteri TBC.
A. [1], [2], dan [3]
B. [1], [3], dan [4]
C. [1], [2], dan [4]
D. [2], [3], dan [4]
• [1] Benar: Bakteri TBC menular melalui droplet udara saat batuk/bersin.
• [2] Salah: Alveoli yang terisi cairan lendir nanah adalah gejala khas Pneumonia, bukan TBC.
• [3] Benar: TBC disebabkan bakteri sehingga wajib diobati tuntas dengan antibiotik jangka panjang (minimal 6 bulan) agar bakteri tidak resisten.
• [4] Benar: Kuman TBC mudah mati oleh sinar ultraviolet matahari dan sirkulasi udara lancar di rumah.
Soal 16
Perhatikan infografik deskripsi kasus medis berikut:
Dampak fisiologis paling fatal yang dialami oleh penderita pneumonia akibat penumpukan cairan pada alveoli tersebut adalah ….
A. terhambatnya proses difusi gas oksigen menuju kapiler darah sehingga penderita mengalami sesak napas akut
B. rusaknya katup epiglotis sehingga makanan masuk dan menyumbat batang tenggorokan
C. putusnya pita suara di dalam laring sehingga penderita tidak dapat mengeluarkan suara
D. melemahnya otot diafragma sehingga rongga dada tidak dapat mengecil kembali
Alveolus berfungsi sebagai tempat difusi gas antara udara dan sel darah merah. Jika rongga alveolus tergenang oleh cairan eksudat/nanah, jarak difusi menjadi sangat tebal dan tertutup cairan, sehingga molekul gas oksigen (O2) terhalang menembus dinding kapiler. Akibatnya tubuh mengalami kekurangan pasokan oksigen (hipoksia) dan napas menjadi sangat sesak.
Soal 17
Dalam sebuah eksperimen mandiri, sehelai kapas putih dijepit di atas nyala asap lilin selama 10 menit. Hasilnya, kapas yang semula bersih berubah warna menjadi hitam kecokelatan dan berbau sangit. Analogi ini menggambarkan kondisi paru-paru yang terpapar asap rokok secara terus-menerus.
Perhatikan matriks perbandingan antara rokok konvensional dan rokok elektrik (vape) berikut:
| Pernyataan Uji | Rokok Konvensional | Vape / Rokok Elektrik |
|---|---|---|
| (1) Zat penyebab kecanduan | Mengandung Nikotin | Bebas dari segala racun nikotin |
| (2) Produk zat yang dihasilkan | Asap pembakaran dan abu | Uap aerosol kimiawi dipanaskan |
| (3) Kandungan zat karsinogen | Terdapat Tar lengket pemicu kanker | Uap senyawa kimia perasa volatil |
| (4) Dampak perokok pasif | Berbahaya bagi orang di sekitar | Sama sekali tidak berisiko bagi anak |
Pernyataan matriks yang benar tentang fakta rokok dan vape adalah nomor ….
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
• (1) Salah: Vape tetap mengandung nikotin cair pekat yang menimbulkan adiksi/ketergantungan berat.
• (2) Benar: Rokok menghasilkan asap pembakaran dan abu padat, sedangkan vape menghasilkan uap aerosol dari cairan kimia perasa yang dipanaskan.
• (3) Benar: Rokok konvensional mengandung tar karsinogenik pemicu kanker paru, sedangkan vape mengandung senyawa perasa sintetis dan logam berat yang merusak silia paru.
• (4) Salah: Uap vape maupun asap rokok sama-sama berbahaya bagi perokok pasif di sekitarnya.
Soal 18
Di belakang rumah Reno terdapat kebun buah yang luas. Setiap sore, Reno dan ayahnya menyapu tumpukan daun kering lalu membakarnya bersama sampah rumah tangga (plastik dan kertas) agar pekarangan cepat bersih. Sudah tiga hari belakangan ini, Reno sering mengeluh dadanya terasa sesak, batuk-batuk, dan matanya perih.
Tindakan perbaikan dan analisis masalah yang paling tepat dan ramah lingkungan untuk menyelesaikan permasalahan Reno adalah ….
[1] Kebiasaan membakar sampah menghasilkan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO) dan partikel jelaga yang mengiritasi saluran pernapasan Reno. [2] Reno sebaiknya tetap membakar sampah namun menggunakan minyak tanah agar pembakaran berlangsung lebih cepat tanpa asap. [3] Daun-daun dan ranting kering sebaiknya diolah menjadi pupuk kompos daripada dibakar di tempat terbuka. [4] Sampah plastik sebaiknya dipilah untuk didaur ulang (recycle) guna mencegah timbulnya asap beracun dioksin.
A. [1], [2], dan [3]
B. [1], [3], dan [4]
C. [1], [2], dan [4]
D. [2], [3], dan [4]
• [1] Benar: Asap pembakaran sampah melepaskan jelaga mikro dan gas polutan yang menyebabkan ISPA, batuk, dan dada sesak.
• [2] Salah: Menambah bahan bakar minyak justru menghasilkan lebih banyak emisi beracun.
• [3] Benar: Sampah organik dedaunan sangat bermanfaat ditimbun menjadi kompos tanpa merusak udara.
• [4] Benar: Pembakaran plastik melepaskan racun karsinogenik dioksin, sehingga memilah dan mendaur ulang adalah pilihan terbaik.
Soal 19
Banu sangat gemar mengendarai sepeda ke sekolah untuk menjaga kebugaran tubuh dan melatih kapasitas paru-parunya. Namun saat pulang sekolah di siang hari, jalan raya selalu mengalami kemacetan parah dipenuhi oleh deretan truk, bus, dan sepeda motor yang mengeluarkan asap knalpot hitam pekat di bawah terik matahari.
Langkah preventif paling bijak yang dapat dilakukan Banu agar tetap memperoleh manfaat bersepeda tanpa membahayakan organ pernapasannya adalah ….
A. mengayuh sepeda secepat mungkin sambil bernapas dalam-dalam melalui mulut agar udara cepat keluar
B. mengenakan masker pelindung standar penangkal partikel polusi saat melintasi jalan raya dan memilih rute jalan alternatif yang lebih teduh
C. berhenti bersepeda selamanya dan berganti menaiki sepeda motor agar waktu tempuh di jalan lebih singkat
D. menahan napas sepanjang perjalanan pulang agar partikel asap knalpot tidak masuk ke dalam paru-paru
Bersepeda adalah olahraga kardio yang sangat baik untuk meningkatkan volume paru-paru. Namun ketika kualitas udara lingkungan memburuk akibat gas buang kendaraan (karbon monoksida dan jelaga), pelindung hidung berupa masker penyaring polusi wajib digunakan untuk menyaring partikel berbahaya, serta memilih rute pemukiman yang minim kendaraan bermotor.
Soal 20
Aga bercita-cita menjadi seorang arsitek. Ia sedang merancang sebuah rumah sehat impian di daerah pesisir pantai. Agar rumah rancangannya mendukung kesehatan sistem pernapasan seluruh penghuninya dan terhindar dari berkembangnya mikroorganisme patogen, Aga membuat daftar fitur bangunan berikut.
| Rancangan Fitur Rumah | Alasan Terhadap Kesehatan Saluran Pernapasan | Kesesuaian Prinsip Rumah Sehat |
|---|---|---|
| [1] Ventilasi Silang (Cross Ventilation) | Menjaga sirkulasi aliran udara segar terus mengalir dan menggantikan udara kotor di dalam ruangan. | Sesuai |
| [2] Ruangan Tertutup Tanpa Jendela | Menjaga agar ruangan tetap lembap dan gelap sehingga paru-paru tidak kering saat beristirahat. | Sesuai |
| [3] Genteng Kaca / Pencahayaan Alami | Sinar ultraviolet matahari mematikan spora jamur dan bakteri penyebab tuberkulosis. | Sesuai |
| [4] Tanaman Hijau di Pekarangan | Membantu menyaring partikel debu halus dan menghasilkan suplai oksigen segar di siang hari. | Sesuai |
Kombinasi fitur rancangan arsitektur yang sepenuhnya tepat dan memenuhi syarat kesehatan pernapasan adalah ….
A. [1], [2], dan [3]
B. [1], [3], dan [4]
C. [1], [2], dan [4]
D. [2], [3], dan [4]
• [1] Sesuai: Ventilasi silang (cross ventilation) membuat udara pengap terus berganti dengan pasokan oksigen alami.
• [2] Tidak Sesuai: Ruangan yang gelap dan lembap justru menjadi tempat berkembang biak yang sangat disukai bakteri patogen (seperti Mycobacterium tuberculosis) dan jamur pemicu asma/alergi.
• [3] Sesuai: Sinar ultraviolet matahari alami bekerja sebagai desinfektan alami pembasmi bibit kuman penyakit pernapasan.
• [4] Sesuai: Penghijauan menyaring polutan debu dan melepaskan oksigen segar di siang hari.