Soal 01
Aiza dan temannya pergi ke sawah dekat rumah untuk mempelajari beragam organisme dengan peran sebagai produsen dan konsumen. Organisme yang ditemukan selanjutnya dipotret menggunakan kamera gawai seperti tampak pada gambar berikut:
Ekosistem sawah tersebut masih berada dalam kondisi seimbang. Selanjutnya Aiza mengidentifikasi rantai makanan yang dapat terjadi berdasarkan hasil temuannya.
Manakah rantai makanan yang mungkin dapat terbentuk dalam ekosistem tersebut?
(Pilih semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu)
A. \((1) \to (5) \to (2)\)
B. \((1) \to (3) \to (4) \to (2)\)
C. \((1) \to (2) \to (4) \to (5)\)
D. \((1) \to (3) \to (2) \to (6)\)
Kunci Jawaban: Pilihan A dan B
Langkah 1: Mengidentifikasi Tingkatan Trofik Organisme
(1) Tanaman Padi: Bertindak sebagai Produsen (menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis).
(2) Burung Hantu: Bertindak sebagai Konsumen Puncak / Karnivora (predator tikus dan hewan kecil/amfibi di sawah).
(3) Belalang: Bertindak sebagai Konsumen Tingkat I / Herbivora (pemakan daun tanaman padi).
(4) Katak Sawah: Bertindak sebagai Konsumen Tingkat II / Insektivora (pemangsa belalang dan serangga).
(5) Tikus Sawah: Bertindak sebagai Konsumen Tingkat I / Omnivora (pemakan bulir padi).
(6) Bebek / Itik: Bertindak sebagai Konsumen Tingkat I & II / Omnivora (pemakan padi dan serangga/keong).
Langkah 2: Menelaah Setiap Rantai Makanan
Pilihan A: [BENAR]
\[\text{Tanaman Padi (1)} \xrightarrow{\text{dimakan}} \text{Tikus (5)} \xrightarrow{\text{dimakan}} \text{Burung Hantu (2)}\]
Ini adalah rantai makanan yang sangat umum dan seimbang di ekosistem persawahan.
Pilihan B: [BENAR]
\[\text{Tanaman Padi (1)} \xrightarrow{\text{dimakan}} \text{Belalang (3)} \xrightarrow{\text{dimakan}} \text{Katak (4)} \xrightarrow{\text{dimakan}} \text{Burung Hantu (2)}\]
Burung hantu aktif di malam hari dan merupakan karnivora puncak yang juga memangsa katak di sawah.
Pilihan C: [SALAH]
Burung hantu (2) adalah karnivora, bukan herbivora pemakan produsen (1).
Pilihan D: [SALAH]
Burung hantu (2) tidak memakan serangga kecil seperti belalang secara langsung pada rantai ini, dan bebek (6) tidak memangsa burung hantu (2).
Soal 02
Simbiosis adalah hubungan erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis dalam suatu ekosistem. Salah satu jenis simbiosis terlihat pada interaksi kedua makhluk hidup berikut:
Apa contoh interaksi lain pada dua makhluk hidup yang memiliki kesamaan jenis simbiosis dengan ilustrasi gambar tersebut?
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
| # | Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|---|
| A. | Tumbuhan tali putri mendapat zat hara dari tanaman inangnya untuk bertahan hidup. | ||
| B. | Burung jalak hinggap dan memakan kutu yang ada di tubuh kerbau. | ||
| C. | Tanaman anggrek menempel pada pohon jambu sebagai tempat hidup. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan A: Salah
Pernyataan B: Benar
Pernyataan C: Salah
Langkah 1: Mengidentifikasi Jenis Simbiosis pada Gambar
Gambar menunjukkan interaksi antara kupu-kupu dan bunga:
Kupu-kupu mendapatkan keuntungan berupa nektar/madu sebagai sumber makanannya.
Bunga mendapatkan keuntungan karena terbantu dalam proses penyerbukan (*polinasi*).
Kedua organisme sama-sama saling diuntungkan, sehingga jenis simbiosinya adalah Simbiosis Mutualisme (+ / +).
Langkah 2: Menganalisis Setiap Pernyataan
Pernyataan A: [SALAH]
Interaksi antara tumbuhan tali putri dan tanaman inangnya merupakan contoh Simbiosis Parasitisme (+ / -). Tali putri menyerap sari makanan dari inangnya hingga inangnya dirugikan dan bisa mati.
Pernyataan B: [BENAR]
Interaksi antara burung jalak dan kerbau merupakan contoh Simbiosis Mutualisme (+ / +). Burung jalak kenyang mendapatkan makanan (kutu), sedangkan kerbau diuntungkan karena tubuhnya bebas dari rasa gatal akibat kutu. Interaksi ini sejenis dengan gambar soal.
Pernyataan C: [SALAH]
Interaksi antara tanaman anggrek dan pohon jambu merupakan contoh Simbiosis Komensalisme (+ / 0). Tanaman anggrek diuntungkan karena mendapat tempat menempel untuk memperoleh cahaya matahari, sedangkan pohon jambu tidak diuntungkan maupun dirugikan.
Di sebuah ekosistem rawa dan kebun, ditemukan beberapa jenis hewan yaitu: katak, burung bangau, ikan mujair, bunglon, dan kepiting. Setiap hewan tersebut memiliki ciri khusus berupa bentuk adaptasi morfologi untuk bertahan hidup dan memperoleh makanan di lingkungannya. Salah satu bentuk adaptasinya adalah memiliki lidah yang panjang dan lengket untuk menangkap mangsa berupa serangga yang bergerak cepat.
Berdasarkan teks di atas, manakah hewan yang memiliki bentuk adaptasi berupa lidah panjang dan lengket untuk menangkap mangsanya?
(Pilih semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu)
A. Katak
B. Ikan Mujair
C. Bunglon
D. Burung Bangau
Kunci Jawaban: Pilihan A dan C
Langkah 1: Menelaah Bentuk Adaptasi Masing-Masing Hewan
Katak (Pilihan A – BENAR):
Katak memiliki lidah yang panjang, kenyal, elastis, dan dilapisi cairan lendir yang sangat lengket. Ujung lidah katak menempel di bagian depan rahang bawahnya sehingga dapat dijulurkan keluar dengan sangat cepat untuk menangkap serangga (seperti nyamuk, lalat, dan belalang) yang sedang terbang atau hinggap.
Ikan Mujair (Pilihan B – SALAH):
Ikan mujair beradaptasi hidup di air dengan menggunakan insang untuk bernapas dan sirip untuk berenang/bergerak. Ikan mujair memakan alga, lumut, atau cacing kecil dengan menyedotnya langsung ke dalam mulut.
Bunglon (Pilihan C – BENAR):
Selain memiliki kemampuan mengubah warna kulit (mimikri), bunglon memiliki lidah berotot yang sangat panjang (panjangnya bisa melebihi panjang tubuhnya sendiri) dan ujung yang lengket. Lidah ini dapat ditembakkan dengan kecepatan tinggi untuk menangkap serangga dari jarak jauh.
Burung Bangau (Pilihan D – SALAH):
Burung bangau beradaptasi dengan memiliki paruh yang panjang, tebal, dan runcing untuk mematuk/menjepit ikan dan katak di perairan dangkal, serta memiliki kaki yang panjang dan berjenjang agar mudah berjalan di lumpur tanpa tenggelam.
Jadi, hewan pada daftar yang memiliki bentuk adaptasi berupa lidah panjang dan lengket adalah Katak (A) dan Bunglon (C).
Soal 04
Aktivitas manusia seperti penggunaan kendaraan bermotor, pembuangan limbah sembarangan, penebangan hutan secara liar (deforestasi), dan pembakaran sampah memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan. Salah satu akibatnya adalah terjadinya pencemaran serta terganggunya keseimbangan ekosistem.
Berikut ini disajikan beberapa pernyataan terkait peristiwa di lingkungan:
(1) Udara tercemar akibat asap kendaraan bermotor yang banyak mengandung gas beracun karbon monoksida (\(\text{CO}\)).
(2) Sungai tercemar akibat meningkatnya timbunan sampah plastik dan pembuangan limbah rumah tangga tanpa diolah.
(3) Penebangan pohon di hutan yang tidak terkendali meningkatkan risiko bencana tanah longsor dan banjir bandang.
(4) Kadar oksigen (\(\text{O}_2\)) di udara meningkat drastis ketika banyak pohon dan kawasan hijau ditebangi.
(5) Hewan liar kehilangan tempat tinggal (habitat alami) dan sumber makanan akibat rusaknya kawasan hutan.
Pernyataan yang menunjukkan dampak negatif kegiatan manusia terhadap lingkungan dengan benar adalah nomor ….
A. (1), (2), dan (4)
B. (1), (2), (3), dan (5)
C. (2), (4), dan (5)
D. (3), (4), dan (5)
Kunci Jawaban: B
Langkah 1: Menelaah Kebenaran Masing-Masing Pernyataan
Pernyataan (1) [BENAR]:
Pembakaran bahan bakar fosil pada mesin kendaraan bermotor yang tidak sempurna menghasilkan gas karbon monoksida (\(\text{CO}\)) dan timbal yang mencemari udara serta berbahaya bagi sistem pernapasan manusia.
Pernyataan (2) [BENAR]:
Pembuangan limbah detergen, limbah rumah tangga, dan sampah plastik secara sembarangan ke sungai menyebabkan pencemaran air, penyumbatan aliran sungai, dan matinya biota perairan.
Pernyataan (3) [BENAR]:
Akar pohon berfungsi mengikat butiran tanah dan menyerap air hujan ke dalam tanah (*infiltrasi*). Jika pohon ditebangi tanpa reboisasi, daya ikat tanah hilang sehingga memicu terjadinya tanah longsor dan banjir saat musim hujan.
Pernyataan (4) [SALAH]:
Tumbuhan hijau menghasilkan oksigen (\(\text{O}_2\)) melalui fotosintesis. Jika banyak pohon ditebang, produksi oksigen justru menurun dan kadar karbon dioksida (\(\text{CO}_2\)) meningkat, memicu pemanasan global.
Pernyataan (5) [BENAR]:
Hutan merupakan habitat alami beragam satwa. Penebangan liar dan alih fungsi hutan menyebabkan satwa kehilangan tempat berlindung, kehilangan rantai makanan, hingga terancam punah atau masuk ke permukiman warga.
Langkah 2: Menentukan Opsi Jawaban
Pernyataan yang tepat mengenai dampak negatif adalah (1), (2), (3), dan (5) (Pilihan B).
Soal 05
Sampah masih menjadi permasalahan lingkungan yang besar di Indonesia. Komposisi jenis sampah nasional dan cara penanganannya disajikan pada infografik berikut:
Berdasarkan infografik di atas, tentukan apakah setiap pernyataan berikut Sesuai atau Tidak Sesuai!
| # | Pernyataan | Sesuai | Tidak Sesuai |
|---|---|---|---|
| A. | Jenis sampah organik (seperti sisa makanan dan daun) merupakan komposisi sampah terbanyak di Indonesia. | ||
| B. | Memilah sampah organik dan non-organik merupakan salah satu upaya penanganan sampah rumah tangga. | ||
| C. | Mendaur ulang sampah (prinsip 3R) merupakan tindakan yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. |
Kunci Jawaban:
Pernyataan A: Sesuai
Pernyataan B: Sesuai
Pernyataan C: Tidak Sesuai
Langkah 1: Menelaah Setiap Pernyataan Berdasarkan Data Infografik
Pernyataan A: [SESUAI]
Berdasarkan bagan komposisi sampah nasional, sampah organik menduduki porsi terbesar yaitu \(60\%\) dari total timbunan sampah di Indonesia, melampaui plastik (\(14\%\)) dan kertas (\(9\%\)).
Pernyataan B: [SESUAI]
Pada panel “Upaya Pengelolaan Sampah”, langkah nomor 1 secara jelas menyebutkan: “Memilah Sampah Organik dan Anorganik” untuk mempermudah proses daur ulang pada tahap selanjutnya.
Pernyataan C: [TIDAK SESUAI]
Berdasarkan diagram lingkaran perilaku rumah tangga terhadap sampah:
Tindakan terbanyak yang dilakukan masyarakat adalah membakar sampah (\(66{,}8\%\)).
Kesadaran mendaur ulang sampah (3R) justru paling rendah, yaitu hanya sebesar \(1{,}2\%\).
Oleh karena itu, pernyataan bahwa mendaur ulang adalah tindakan yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah keliru (tidak sesuai fakta data).
Soal 06
Tumbuhan memiliki berbagai bagian tubuh yang masing-masing memiliki fungsi penting dalam menunjang kelangsungan hidupnya. Perhatikan salah satu bagian tumbuhan yang ditunjuk oleh huruf X pada gambar berikut:
Saat bagian yang bertanda X pada tanaman tersebut layu dan banyak yang rontok (misalnya akibat serangan hama atau kekeringan), maka kemungkinan yang paling tepat terjadi pada tanaman tersebut adalah ….
A. tanaman tetap tumbuh normal seperti biasa meskipun jumlah daun berkurang
B. batang tanaman tampak langsung mengecil seketika karena kehilangan daun
C. terganggu pertumbuhannya karena kesulitan untuk memproduksi makanan sendiri
D. tidak terpengaruh sedikit pun karena akar dapat menggantikan fungsi fotosintesis daun
Kunci Jawaban: C
Langkah 1: Mengidentifikasi Bagian Bertanda X
Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah Daun.
Langkah 2: Menelaah Fungsi Utama Daun bagi Tumbuhan
Daun memiliki zat hijau daun (klorofil) yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses fotosintesis (pembuatan makanan dengan bantuan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida). Hasil fotosintesis berupa glukosa (zat gula/energi) diedarkan ke seluruh bagian tanaman untuk pertumbuhan tunas, batang, bunga, dan akar.
Langkah 3: Menganalisis Dampak Jika Daun Layu dan Rontok
Jika daun banyak yang layu dan gugur/rontok, maka kemampuan tumbuhan untuk berfotosintesis akan berkurang drastis.
Akibatnya, pasokan makanan dan energi untuk sel-sel tumbuhan berkurang, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, kerdil, bahkan dapat mengalami kematian.
Bagian lain seperti akar tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat menggantikan fungsi fotosintesis daun.
Dengan demikian, kemungkinan yang akan terjadi pada tanaman adalah terganggu pertumbuhannya karena sulit membuat makanan (Pilihan C).
Soal 07
Pak Nawan menunjukkan sebuah gambar daur hidup (metamorfosis) pada salah satu jenis hewan serangga seperti tampak pada gambar berikut:
Selanjutnya, setiap murid diberi kesempatan untuk menuliskan hewan lain yang memiliki kesamaan tahapan metamorfosis dengan hewan pada gambar. Beberapa catatan jawaban murid disajikan dalam tabel berikut:
| Nama Murid | Daftar Hewan yang Dituliskan |
|---|---|
| Nia | Katak, lalat, kecoak |
| Zara | Lebah, kunang-kunang, semut |
| Fatun | Rayap, kecoak, belalang |
| Ghani | Kupu-kupu, semut, capung |
Murid yang menjawab seluruh hewan dengan tepat berdasarkan tabel tersebut adalah ….
A. Zara
B. Ghani
C. Fatun
D. Nia
Kunci Jawaban: A
Langkah 1: Mengidentifikasi Jenis Metamorfosis pada Gambar
Gambar di atas menunjukkan daur hidup Nyamuk dengan 4 tahapan berurutan:
\[\text{Telur} \xrightarrow{\quad} \text{Jentik (Larva)} \xrightarrow{\quad} \text{Pupa (Kepompong)} \xrightarrow{\quad} \text{Nyamuk Dewasa (Imago)}\]
Karena melalui fase kepompong/pupa dan bentuk larva sangat berbeda dengan dewasanya, daur hidup nyamuk tergolong ke dalam Metamorfosis Sempurna (Holometabola).
Langkah 2: Menelaah Jawaban Setiap Murid
Kita cari daftar murid yang ketiga hewannya semuanya mengalami metamorfosis sempurna:
Nia: Katak (sempurna), Lalat (sempurna), Kecoak (TIDAK SEMPURNA) → Salah.
Zara: Lebah, Kunang-Kunang, dan Semut
Ketiga hewan ini mengalami fase: Telur → Larva → Pupa → Dewasa (Semuanya Metamorfosis Sempurna) → BENAR.
Fatun: Rayap, Kecoak, Belalang → Ketiganya adalah kelompok Metamorfosis Tidak Sempurna → Salah.
Ghani: Kupu-kupu (sempurna), Semut (sempurna), Capung (TIDAK SEMPURNA) → Salah.
Jadi, murid yang menjawab dengan tepat adalah Zara (Pilihan A).
Perhatikan bagan sistem peredaran darah ganda pada manusia berikut!
Darah yang mengandung oksigen (\(\text{O}_2\)) sangat penting untuk metabolisme sel, menghasilkan energi, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Tanpa oksigen (\(\text{O}_2\)), organ tubuh tidak dapat berfungsi secara normal.
Berdasarkan bagan di atas, bagian yang mengalirkan atau memuat darah yang kaya akan oksigen (\(\text{O}_2\)) ditunjukkan oleh nomor ….
A. (I) dan (II)
B. (I) dan (III)
C. (II) dan (IV)
D. (III) dan (IV)
Kunci Jawaban: B
Langkah 1: Mengidentifikasi Nama dan Fungsi Bagian Berdasarkan Nomor
Nomor (I) = pembuluh nadi besar (aorta): Membawa darah bersih yang kaya oksigen (\(\text{O}_2\)) dari bilik kiri jantung menuju ke seluruh jaringan sel tubuh.
Nomor (II) = bilik kanan (ventrikel kanan): Memompa darah kotor yang kaya karbon dioksida (\(\text{CO}_2\)) menuju ke paru-paru untuk dibersihkan.
Nomor (III) = bilik kiri (ventrikel kiri): Memompa darah segar yang kaya oksigen (\(\text{O}_2\)) bertekanan tinggi ke seluruh tubuh melalui aorta.
Nomor (IV) = pembuluh balik besar (vena kava): Membawa kembali darah kotor yang kaya karbon dioksida (\(\text{CO}_2\)) dari seluruh tubuh menuju serambi kanan jantung.
Langkah 2: Menentukan Bagian yang Kaya Oksigen (\(\text{O}_2\))
Jalur kaya oksigen (\(\text{O}_2\)): Paru-paru → Vena Pulmonalis → Serambi Kiri → Bilik Kiri (III) → Aorta (I) → Seluruh Tubuh.
Jalur kaya karbon dioksida (\(\text{CO}_2\)): Seluruh Tubuh → Vena Kava (IV) → Serambi Kanan → Bilik Kanan (II) → Arteri Pulmonalis → Paru-paru.
Dengan demikian, bagian yang memuat dan mengalirkan darah kaya oksigen (\(\text{O}_2\)) adalah nomor (I) dan (III) (Pilihan B).
Soal 09
Perhatikan gambar penampang melintang struktur bola mata manusia berikut!
Pada gambar penampang melintang mata tersebut, terdapat bagian-bagian penting yang ditunjuk oleh huruf P, Q, R, dan S.
Perhatikan tabel fungsi bagian mata berikut!
| No. | Fungsi Bagian Mata |
|---|---|
| 1 | Memfokuskan berkas cahaya agar bayangan jatuh tepat pada bintik kuning retina |
| 2 | Meneruskan impuls rangsang bayangan cahaya dari retina menuju ke otak |
| 3 | Tempat terbentuk dan ditangkapnya bayangan benda (lapisan fotoreseptor peka cahaya) |
| 4 | Celah atau lubang bukaan tempat masuknya berkas cahaya ke dalam bola mata |
Pasangan yang paling tepat antara bagian mata dengan fungsinya adalah ….
A. P – 1, Q – 2, R – 3, S – 4
B. P – 4, Q – 2, R – 3, S – 1
C. P – 3, Q – 4, R – 2, S – 1
D. P – 4, Q – 3, R – 2, S – 1
Kunci Jawaban: D
Langkah 1: Mengidentifikasi Nama dan Fungsi Bagian Berdasarkan Anatomi Medis
Huruf P = Pupil
Celah atau lubang bukaan di tengah iris yang berfungsi sebagai jalur/tempat masuknya berkas cahaya ke bagian dalam bola mata (Nomor 4).
(Catatan: Iris adalah otot berpigmen yang bertugas mengontrol ukuran pupil, sedangkan pupil adalah celah fisik tempat lewatnya cahaya).
Huruf Q = Retina
Lapisan terdalam bola mata yang mengandung jutaan sel fotoreseptor (sel batang dan kerucut). Berfungsi sebagai layar penangkap tempat terbentuknya bayangan benda yang nyata, terbalik, dan diperkecil (Nomor 3).
Huruf R = Saraf Optik
Berkas saraf kranial di bagian posterior mata. Berfungsi meneruskan impuls sinyal listrik bayangan dari retina menuju ke lobus oksipitalis otak untuk diinterpretasikan sebagai wujud penglihatan (Nomor 2).
Huruf S = Lensa Mata
Struktur transparan dan elastis yang memiliki daya akomodasi (mencembung atau memipih). Berfungsi membiaskan dan memfokuskan cahaya agar bayangan jatuh tepat di area fovea sentralis (bintik kuning) retina (Nomor 1).
Langkah 2: Menentukan Pasangan Huruf dan Angka
P → 4 (Pupil sebagai celah masuknya cahaya)
Q → 3 (Retina sebagai tempat terbentuknya bayangan)
R → 2 (Saraf optik meneruskan impuls ke otak)
S → 1 (Lensa mata memfokuskan cahaya)
Dengan demikian, pasangan yang paling tepat adalah P – 4, Q – 3, R – 2, S – 1 (Pilihan D).