Zat Aditif dan Zat Adiktif

Latihan Soal Zat Aditif dan Zat Adiktif 01

Soal 01

Zat aditif didefinisikan sebagai bahan yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan atau minuman selama proses pembuatan, pengolahan, pengepakan, hingga pengemasan. Karakteristik utama dari zat aditif pangan adalah …

A.  Merupakan bahan baku utama yang memiliki nilai gizi karbohidrat sangat tinggi

B.  Ditambahkan dalam jumlah yang relatif sedikit dan bukan merupakan bahan baku utama masakan

C.  Wajib dikonsumsi secara langsung tanpa dicampurkan dengan bahan makanan lain

D.  Berfungsi menggantikan seluruh kebutuhan air dan mineral dalam metabolisme tubuh

 

Soal 02

Gula pasir yang berasal dari tebu merupakan pemanis alami yang dikenal sebagai sukrosa. Berdasarkan pedoman kesehatan, batas konsumsi sukrosa yang dianjurkan bagi manusia per hari agar terhindar dari risiko obesitas, diabetes melitus, dan penyakit kardiovaskular adalah…

A.  Maksimal 10 sendok makan atau setara \( 150 \, \text{gram} \)

B.  Maksimal 5 sendok makan atau setara \( 75 \, \text{gram} \)

C.  Tidak melebihi 2 sendok makan atau setara \( 30 \, \text{gram} \)

D.  Tidak dibatasi asalkan berasal murni dari tebu alami

 

Soal 03

Sukrosa atau gula pasir dijadikan sebagai standar pembanding tingkat kemanisan dengan nilai skala kemanisan 1 (atau 100%). Pemanis buatan yang memiliki tingkat kemanisan lebih dari 100 kali lipat dibanding gula pasir adalah…

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Sorbitol

[  ]  B. Siklamat

[  ]  C. Aspartam

[  ]  D. Sakarin

[  ]  E. Sukralosa

 

Soal 04

Tentukan kesesuaian nilai batas konsumsi per hari untuk jenis pemanis sintetis berikut!

Jenis Gula Sintetis dan Batas Konsumsinya Sesuai Tidak Sesuai
1. Sorbitol: Batas konsumsi maksimal per hari adalah \( 23 \, \text{g/kg} \) berat badan.
2. Sakarin: Batas konsumsi maksimal per hari adalah \( 5 \, \text{mg/kg} \) berat badan.
3. Aspartam: Batas konsumsi maksimal per hari adalah \( 100 \, \text{mg/kg} \) berat badan.
4. Sukralosa: Batas konsumsi maksimal per hari adalah \( 5 \, \text{mg/kg} \) berat badan.

 

Soal 05

Seorang anak sering mengonsumsi permen dan makanan ringan dengan pemanis buatan Asesulfam-K. Batas konsumsi harian Asesulfam-K adalah \( 15 \, \text{mg/kg} \) berat badan. Jika dikonsumsi melebihi dosis tersebut, Asesulfam-K telah terbukti dapat menimbulkan…

A.  Kerusakan jaringan email gigi seketika

B.  Reaksi alergi pada tubuh manusia

C.  Penurunan laju filtrasi sel darah merah

D.  Penyakit tulang rapuh (osteoporosis)

 

Soal 06

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 033 Tahun 2012, pemerintah mengizinkan sejumlah zat pewarna sintetis tertentu dalam takaran aman. Manakah zat pewarna buatan berikut yang menghasilkan warna merah atau variasi kemerahan?

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[   ]  A. Ponceau 4R

[   ]  B. Eritrosin

[   ]  C. Karmoisin

[   ]  D. Tartrazin

[   ]  E. Fast Green FCF

 

Soal 07

Pemerintah melarang keras penggunaan pewarna sintetis industri seperti Rhodamin B, Ponceau 3R, dan Methanyl Yellow pada produk pangan. Alasan utama pelarangan bahan-bahan tersebut karena ketiganya merupakan zat pewarna pakaian/cat yang bersifat…

A.  Mudah larut dan cepat diuraikan oleh air liur

B.  Menyebabkan kerusakan organ hati dan bersifat karsinogenik (pemicu kanker)

C.  Menurunkan cita rasa gurih pada daging olahan

D.  Mengubah sifat asam lambung menjadi terlalu basa

 

Soal 08

Pada tahun 1908, seorang profesor dari Universitas Tokyo bernama Kikunae Ikeda berhasil menemukan senyawa pembawa rasa lezat/gurih dari kaldu rumput laut kombu. Senyawa tersebut distabilkan dalam bentuk garam yang dikenal sebagai monosodium glutamat (MSG). Istilah rasa lezat atau gurih khas tersebut dalam bahasa Jepang disebut …

A.  Wasabi

B.  Mirin

C.  Umami

D.  Nori

 

Soal 09

Meskipun MSG tergolong aman jika digunakan wajar, konsumsi berlebih di atas \( 3 \, \text{gram} \) per hari dapat menimbulkan sindrom reaksi sensitivitas yang disebut Chinese Restaurant Syndrome (CRS). Manakah gejala fisik yang mencirikan terjadinya CRS?

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Rasa mual dan jantung berdebar-debar

[  ]  B. Kesemutan serta rasa lemah di area tengkuk dan leher

[  ]  C. Rasa lemah dan tidak nyaman pada bagian dada, muka, dan lengan atas

[  ]  D. Pembengkakan permanen pada sendi lutut kaki

[  ]  E. Kerontokan rambut seketika dalam beberapa menit

 

Soal 10

Tentukan klasifikasi metode pengawetan makanan berikut (apakah termasuk Pengawetan Kimiawi, Fisika, atau Biologis) sesuai pembahasan subbab Pengawet dan Antioksidan!

Metode Pengawetan Bahan Makanan Pengawetan Kimiawi Pengawetan Fisika Pengawetan Biologis
1. Pengeringan ikan asin di bawah terik matahari dan pengasapan daging sapi.
2. Pemberian larutan cuka, garam berkadar tinggi, atau asam sitrat pada olahan pangan.
3. Fermentasi kacang kedelai menggunakan bantuan kapang (jamur tempe) menjadi tempe.
4. Penyimpanan daging segar ke dalam lemari pembeku (freezer/pembekuan).

 

Soal 11 

Pada industri daging olahan seperti sosis dan kornet, produsen sering menambahkan zat pengawet garam natrium nitrit atau kalium nitrat. Bahaya kesehatan utama dari konsumsi nitrit secara berlebihan adalah terbentuknya senyawa karsinogenik pemicu kanker yang terjadi akibat reaksi nitrit dengan protein tubuh, yaitu…

A.  Nitrosamin

B.  Asam benzoat

C.  Melamin

D.  Monogliserida

 

Soal 12 

Pemilihan zat pengawet disesuaikan dengan jenis produk pangan yang diawetkan. Manakah pasangan produk olahan pangan dan zat pengawet sintetis yang umum digunakan secara tepat?

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Keju dan yoghurt menggunakan natrium benzoat dan kalium sorbat

[  ]  B. Minuman kemasan dan saus tomat menggunakan natrium benzoat dan asam sitrat

[  ]  C. Manisan buah-buahan kering dan biskuit kering menggunakan senyawa sulfit

[  ]  D. Bakso dan tahu menggunakan formalin dan boraks secara legal

[  ]  E. Es krim dan permen menggunakan gas nitrogen cair pekat

 

Soal 13 

Antioksidan ditambahkan ke dalam makanan untuk menghambat reaksi oksidasi lemak pembawa bau tengik dan pembusukan. Pasangkan jenis antioksidan sintetis berikut dengan produk makanan penggunaannya.

Zat Aditif Antioksidan Minyak Sayur Sosis & Kaldu Ayam Buatan Mentega, Margarin & Permen
1. Askorbil palmitat
2. Tokoferol
3. Butil Hidroksi Anisol (BHA) dan Butil Hidroksi Toluene (BHT)

 

Soal 14

Penggunaan antioksidan buatan seperti BHA (Butil Hidroksi Anisol) dan BHT (Butil Hidroksi Toluene) dalam jangka panjang perlu diwaspadai karena berdasarkan hasil pengujian laboratorium pada hewan uji, kedua zat ini terbukti dapat menyebabkan…

A.  Kebutaan mendadak pada saraf optik retina

B.  Kerusakan hati dan peningkatan risiko kanker (karsinogen)

C.  Pembentukan batu kalsium oksalat di ginjal

D.  Kehilangan total bakteri pembusuk feses di rektum

 

Soal 15 

Zat pengental ditambahkan untuk meningkatkan viskositas cairan, sedangkan zat pengemulsi membantu menyatukan dua fase yang tidak dapat bercampur (seperti air dan minyak). Manakah di antara zat berikut yang tergolong zat pengental atau pengemulsi alami yang dipaparkan dalam buku ajar?

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Pati jagung (maizena)

[  ]  B. Pektin buah dan tepung tapioka

[  ]  C. Lesitin telur/kedelai

[  ]  D. CMC (Carboxymethyl Cellulose)

[  ]  E. Xanthan Gum

 

Soal 16 

Molekul zat pengemulsi memiliki struktur unik yang terdiri dari bagian yang menyukai air (hidrofilik) dan bagian yang larut dalam lemak/minyak (hidrofobik). Namun, konsumsi zat pengemulsi buatan seperti karagenan, polisorbat, dan CMC secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan saluran cerna karena memicu…

A.  Terhambatnya pembentukan enzim saliva di rongga mulut

B.  Peningkatan jumlah bakteri patogen dan ketidakseimbangan mikrobiota usus yang memicu peradangan usus

C.  Pembekuan seketika cairan getah empedu di kantung empedu

D.  Penyempitan permanen pada katup pilorus lambung

 

Soal 17 

Tentukan kategori yang tepat untuk masing-masing kondisi klinis berikut!

Deskripsi Perilaku atau Kondisi Pengguna Ketergantungan Fisik Kecanduan (Adiksi Psikologis) Toleransi Zat
1. Tubuh membutuhkan dosis atau takaran zat yang semakin tinggi untuk mendapatkan efek yang sama.
2. Berpusat pada dorongan perilaku kompulsif, kehilangan kendali diri, merusak relasi sosial, dan masalah keuangan.
3. Kebutuhan fisik sel tubuh yang memicu gejala putus zat (seperti mual atau pusing menggigil) saat asupan dihentikan.

 

Soal 18 

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, perbedaan mendasar antara Narkotika Golongan I dan Narkotika Golongan II adalah…

A.  Golongan I berpotensi adiksi rendah, sedangkan Golongan II berpotensi sangat tinggi

B.  Golongan I dilarang untuk terapi medis dan hanya untuk penelitian terbatas, sedangkan Golongan II dapat digunakan terbatas untuk medis di bawah pengawasan ketat dokter

C.  Golongan I berupa obat penenang sintesis, sedangkan Golongan II selalu berupa tanaman herba bebas

D.  Golongan I dijual bebas dengan resep, sedangkan Golongan II hanya dijual di apotek swasta

 

Soal 19 

Modus operandi sindikat narkoba internasional saat ini menyasar anak-anak usia SD dan TK untuk tujuan regenerasi pangsa pasar. Modus dan jenis narkoba yang perlu diwaspadai meliputi…

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Mengemas narkotika jenis ekstasi dalam bentuk butiran permen aneka warna dan bentuk menarik

[  ]  B. Menyelundupkan narkoba yang dicampurkan ke dalam makanan dan jajanan minuman anak-anak

[  ]  C. Menjual tembakau murni kering yang diseduh langsung sebagai minuman teh celup resmi

[  ]  D. Memasok ekstasi yang berasal dari jaringan luar negeri (seperti Tiongkok dan Thailand)

[  ]  E. Memberikan suplemen vitamin C dosis tinggi kepada siswa tanpa izin sekolah

 

Soal 20

Berdasarkan cara kerjanya terhadap sistem saraf pusat (SSP), zat adiktif dikelompokkan menjadi Stimulan, Depresan, dan Halusinogen. Pasangkan zat-zat berikut dengan cara kerjanya yang tepat!

Nama Zat Adiktif Stimulan Depresan Halusinogen
1. Kafein dan Amfetamin
2. Etanol (Alkohol) dan Barbiturat
3. LSD (Lysergic acid diethylamide) dan LSA
4. Diazepam (Valium)

 

Soal 21 

Tanaman penghasil getah candu (opium mentah) yang diolah menjadi morfin dan heroin adalah…

A.  Cannabis sativa

B.  Papaver somniferum

C.  Erythroxylum coca

D.  Nicotiana tabacum

 

Soal 22 

Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai ketiga zat tersebut? (Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Kafein tergolong stimulan ringan yang bersumber dari kopi, teh, dan cokelat

[  ]  B. Nikotin memiliki tingkat adiktif tinggi dan efek jangka panjangnya memicu penyakit jantung serta paru-paru

[  ]  C. Alkohol (etanol) tergolong depresan yang dapat menimbulkan kerusakan organ hati (sirosis)

[  ]  D. Nikotin bekerja sebagai depresan kuat yang menidurkan kerja sistem kardiovaskular

[  ]  E. Kafein tidak menimbulkan efek jangka pendek sama sekali pada detak jantung

 

Soal 23 

Tentukan penggolongan yang benar untuk masing-masing gejala berikut!

Gejala Klinis Pecandu Khas Narkotika Khas Psikotropika
1. Berat badan turun drastis, bekas suntikan pada vena, pupil mata tidak normal.
2. Gangguan koordinasi tubuh, gemetar (tremor), pusing, mual, dan gangguan pola tidur.
3. Gejala psikologis berupa depresi berat, rasa cemas ekstrem, dan ketergantungan sangat berat.
4. Perubahan suasana hati (mood swings) yang drastis, paranoia, dan kebingungan mental.

 

Soal 24

Meskipun berbahaya jika disalahgunakan tanpa resep, beberapa zat adiktif dimanfaatkan dalam bidang kedokteran untuk pengobatan pasien dengan kondisi khusus. Pemanfaatan medis dari amfetamin yang tepat dan legal di bawah resep dokter adalah untuk mengobati gangguan …

A.  Narkolepsi (narcolepsy) dan gangguan hiperaktivitas/defisit atensi (ADHD)

B.  Tekanan darah rendah akibat diare kronis

C.  Glaukoma akut dan radang sendi asam urat

D.  Anemia defisiensi besi dan sariawan mulut

 

Soal 25 

Penyalahgunaan narkoba merusak kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Manakah pernyataan berikut yang mencerminkan bahaya fisik langsung akibat konsumsi narkoba?

(Pilihlah semua jawaban yang benar)

[  ]  A. Penggunaan jarum suntik tidak steril memicu penularan infeksi Hepatitis B, Hepatitis C, hingga gagal hati

[  ]  B. Ganja dan kokain menyebabkan iritasi organ paru-paru, infeksi saluran napas, dan bronkitis kronis

[  ]  C. Menghambat pasokan aliran darah ke otot jantung sehingga melipatgandakan risiko serangan jantung kardiovaskular

[  ]  D. Timbulnya delusi, skizofrenia, serta hilangnya kontak dengan kenyataan (gangguan psikosis)

[  ]  E. Munculnya ide atau dorongan agresif untuk melukai diri sendiri dan bunuh diri

 

0
Konsultasi Belajar
Ruang diskusi terbuka untuk mendampingi pemahaman belajar Anda.
×
Robot Asisten Belajar
Online • BenangLurus AI
Halo! Ada soal, tugas, atau konsep materi pelajaran yang ingin kamu tanyakan hari ini? Kamu juga bisa menyisipkan foto/dokumen soal, lho!