Soal 01
Perhatikan teks eksplanasi rumpang berikut!
(1) Lapisan ozon di stratosfer berfungsi menyerap sebagian besar radiasi ultraviolet (UV-B) dari matahari. (2) Namun, pelepasan senyawa kimia klorofluorokarbon (CFC) dari pendingin ruangan dan aerosol secara masif telah merusak molekul ozon tersebut. (3) [ . . . . . . . . . . ] (4) Akibatnya, paparan radiasi berbahaya ini mencapai permukaan bumi dan meningkatkan risiko kanker kulit serta katarak pada manusia.
Kalimat penjelas sebab-akibat yang paling padu dan logis untuk mengisi bagian rumpang bernomor (3) adalah ….
A. Hal tersebut menyebabkan lapisan pelindung bumi kian menipis sehingga radiasi ultraviolet dapat lolos tanpa tersaring secara optimal.
B. Oleh karena itu, kita disarankan untuk membeli pendingin ruangan baru yang harganya lebih murah di toko elektronik.
C. Pertama-tama, manusia harus mengenakan pakaian tebal saat berada di luar ruangan pada malam hari.
D. Selain itu, lapisan ozon juga terbentuk dari gas buang kendaraan bermotor berbahan bakar bensin.
Kalimat (2) menyebutkan molekul ozon rusak akibat senyawa CFC. Kalimat (4) menyebutkan dampak berupa radiasi berbahaya mencapai bumi. Jembatan logika (sebab-akibat langsung) antara rusaknya molekul dan lolosnya radiasi adalah menipisnya lapisan pelindung bumi. Pernyataan pada opsi A melengkapi alur proses secara runtut, saintifik, dan kohesif.
Soal 02
Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
Timbunan sampah plastik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sering kali menghasilkan gas metana melalui pembusukan anaerobik sampah organik yang terperangkap di bawahnya. Jika gas metana ini tidak dikelola melalui pipa ventilasi khusus, tekanan gas di bawah timbunan sampah dapat memicu ledakan dan kebakaran hebat yang mencemari udara perkotaan.
Berdasarkan struktur teks eksplanasi, paragraf di atas menduduki bagian ….
A. pernyataan umum karena memberikan definisi awal kata plastik
B. deretan penjelas karena memaparkan hubungan sebab-akibat fenomena ledakan gas metana
C. ulasan/penutup karena berisi ajakan moral memilah sampah
D. langkah kerja karena memuat instruksi pembuatan pipa ventilasi
Paragraf tersebut tidak mendefinisikan apa itu sampah plastik secara umum, melainkan menguraikan proses ilmiah terbentuknya gas metana di bawah timbunan sampah hingga terjadinya ledakan dan kebakaran. Uraian proses kausalitas ilmiah seperti ini merupakan ciri khas bagian deretan penjelas.
Soal 03
Bacalah kutipan teks eksplanasi berikut!
Efek rumah kaca sejatinya merupakan proses alami yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup di bumi. Tanpa adanya gas rumah kaca alami di atmosfer, panas matahari akan langsung dipantulkan kembali ke luar angkasa seutuhnya, sehingga suhu rata-rata bumi akan membeku hingga minus 18 derajat Celsius. Namun, malapetaka muncul ketika aktivitas industri dan deforestasi menghasilkan gas rumah kaca berlebih secara ekstrem.
Pernyataan inferensial (tersirat) yang paling tepat berdasarkan kutipan di atas adalah ….
A. Gas rumah kaca sama sekali tidak memiliki manfaat dan harus dihilangkan seluruhnya dari atmosfer bumi.
B. Pemanasan global terjadi bukan karena keberadaan gas rumah kaca itu sendiri, melainkan akibat ketidakseimbangan jumlahnya yang melampaui batas normal.
C. Tanpa campur tangan manusia, bumi tidak akan pernah memiliki atmosfer pelindung.
D. Suhu bumi yang membeku hingga minus 18 derajat Celsius adalah kondisi terbaik bagi kehidupan makhluk hidup.
Teks menegaskan bahwa efek rumah kaca secara alami dibutuhkan agar bumi hangat dan dapat ditinggali (mencegah beku minus 18 derajat). Masalah baru timbul saat kadarnya menjadi berlebih akibat ulah manusia. Maka secara tersirat, gas rumah kaca pada kadar alami itu penting, tetapi kelebihan konsentrasinyalah yang memicu bencana iklim (Opsi B benar).
Soal 04
Perhatikan data kalimat fakta dan kalimat penjelas berikut!
Manakah kalimat yang tepat digunakan pada bagian penutup (kesimpulan/ajakan) dalam teks eksplanasi bertema lingkungan?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Oleh karena itu, kolaborasi antargenerasi dalam menghemat air bersih mutlak dilakukan demi menjaga ketahanan sumber daya alam di masa depan.
Gas karbon monoksida dihasilkan dari proses pembakaran mesin kendaraan yang tidak sempurna.
Marilah kita berani memulai aksi nyata dari lingkungan terkecil dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam keseharian kita.
Selanjutnya, limbah cair dialirkan menuju kolam pengendapan pertama melalui pipa bawah tanah.
Bagian penutup (interpretasi) memuat simpulan akhir gagasan serta imbauan/ajakan restoratif (“Oleh karena itu…”, “Marilah kita…”). Pilihan 1 dan 3 mencerminkan sikap reflektif dan ajakan nyata penutup teks.
Pilihan 2 dan 4 merupakan kalimat deretan penjelas teknis proses (sebab dan urutan).
Soal 05
Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan mengenai kaidah kebahasaan teks eksplanasi berikut!
| Pernyataan Kebahasaan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Teks eksplanasi banyak menggunakan kata kerja aksi dan istilah ilmiah serapan. | ||
| Konjungsi kronologis seperti kemudian dan setelah itu hanya boleh diletakkan pada judul teks. | ||
| Konjungsi akibatnya dan sehingga berfungsi memperjelas hubungan sebab-akibat antarperistiwa. |
– Pernyataan 1 Benar: Teks ilmiah eksplanasi memerlukan istilah teknis (seperti emisi, ekosistem, fotosintesis).
– Pernyataan 2 Salah: Konjungsi kronologis berfungsi di dalam tubuh paragraf untuk menautkan antarkalimat dan antarklausa, bukan untuk judul.
– Pernyataan 3 Benar: Keduanya menandai dampak logis dari suatu peristiwa pendahulu.
Soal 06
Perhatikan kata-kata berikut:
(1) introspeksi (2) klorofil (3) nyaring (4) transfusi (5) mengikis
Kelompok kata yang murni mengandung konsonan rangkap (kluster) dalam satu suku kata dan bukan digraf ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (2), dan (4)
B. (1), (3), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (3), (4), dan (5)
Kata (3) nya-ring memuat digraf ny dan ng (dua huruf melebur menjadi satu lambang fonem sengau tunggal). Kata (5) me-ngi-kis memuat digraf ng.
Soal 07
Bacalah kalimat berikut!
“Proyek konservasi mangrove itu berhasil membendung abrasi pantai.”
Huruf konsonan rangkap yang terdapat pada kata proyek dilafalkan dengan cara ….
A. melebur menjadi bunyi sengau /pr/ seperti pada kata “penyair”
B. melafalkan bunyi letup /p/ dan getar /r/ secara mandiri berturut-turut tanpa vokal penyela
C. menghilangkan bunyi /p/ sehingga terbaca “royek”
D. menyisipkan vokal lemah /e/ di antaranya sehingga terbaca “peroyek”
Ciri utama konsonan rangkap dalam bahasa Indonesia adalah setiap konsonannya dibaca jelas satu per satu secara berurutan dan tidak boleh disisipi vokal netral /e/ (tidak boleh dibaca *peroyek*) serta tidak dilebur menjadi satu fonem tunggal. Pengucapannya adalah /p/ + /r/ secara langsung (Opsi B benar).
Soal 08
Kata transformasi dalam konteks gaya hidup ramah lingkungan memiliki makna ….
A. perpindahan penduduk dari desa ke perkotaan
B. perubahan rupa, bentuk, sifat, atau fungsi menuju keadaan baru yang lebih baik
C. pembongkaran instalasi listrik lama secara paksa
D. penolakan terhadap perkembangan teknologi mutakhir
Menurut KBBI, transformasi adalah perubahan rupa (bentuk, sifat, fungsi, dan sebagainya). Dalam teks eksplanasi lingkungan, “transformasi energi” bermakna pergeseran menyeluruh dari energi fosil yang mencemari lingkungan menuju energi terbarukan yang bersih dan berkelanjutan.
Soal 09
Perhatikan kalimat berikut!
“Penebangan liar menyebabkan hutan gundul kehilangan daya serap air, [ . . . . . . . . ] tanah longsor menerjang permukiman saat hujan deras tiba.”
Konjungsi intrakalimat yang tepat untuk menghubungkan hubungan sebab menuju akibat langsung pada kalimat majemuk di atas adalah ….
A. oleh karena itu
B. sehingga
C. sebab
D. padahal
Kalimat tersebut merupakan satu kalimat majemuk bertingkat (intrakalimat). Konjungsi penanda akibat yang menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat dalam satu kalimat adalah sehingga.
Frasa Oleh karena itu merupakan konjungsi antarkalimat yang wajib diletakkan di awal kalimat baru setelah tanda baca titik.
Soal 10
Cermati kalimat-kalimat berikut!
Manakah kalimat yang menggunakan konjungsi antarkalimat dengan penulisan tanda baca yang tepat?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Polusi udara semakin membahayakan paru-paru anak. Oleh karena itu, kita diimbau mengenakan masker saat beraktivitas di luar.
Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos, oleh karena itu kita tidak boleh membuangnya ke sungai.
Cuaca ekstrem memicu kemarau panjang. Akibatnya, para petani di pedesaan mengalami gagal panen.
Hujan turun sangat lebat, akibatnya jalan protokol tergenang air.
Konjungsi antarkalimat seperti Oleh karena itu dan Akibatnya harus diawali dengan huruf kapital, berada di awal kalimat baru setelah tanda titik, dan langsung diikuti oleh tanda koma (,).
Pilihan 2 dan 4 salah karena meletakkan konjungsi antarkalimat di tengah kalimat hanya dengan perantara tanda koma biasa.
Soal 11
Perhatikan teks prosedur pengolahan sampah organik berikut!
(1) Kumpulkan sisa sayuran, kulit buah, dan daun-daun kering pekarangan. (2) [ . . . . . . . . ], cacah bahan-bahan organik tersebut menjadi potongan kecil agar cepat terurai. (3) [ . . . . . . . . ], masukkan cacahan ke dalam wadah komposter bersama cairan bioaktivator. (4) [ . . . . . . . . ], setelah menunggu empat pekan, kompos berwarna kehitaman siap dipanen untuk menyuburkan tanaman.
Urutan konjungsi kronologis bertingkat yang paling tepat untuk mengisi bagian rumpang di atas adalah ….
A. Kemudian – Setelah itu – Akhirnya
B. Pertama – Karena itu – Tetapi
C. Meskipun – Walaupun – Padahal
D. Sebab – Akibatnya – Sehingga
Teks menguraikan tahapan runtut dari awal pengumpulan hingga panen akhir: langkah ke-2 memakai Kemudian, langkah ke-3 memakai Setelah itu, dan langkah pemungkas memakai Akhirnya (Opsi A benar).
Soal 12
Bacalah dua kalimat berikut!
Kalimat A: Sekolah membeli tanaman hias.
Kalimat B: Guna mengurangi polusi debu dan menciptakan suasana belajar yang asri, sekolah membeli puluhan tanaman lidah mertua untuk ditempatkan di setiap sudut koridor kelas.
Perbedaan mendasar antara Kalimat A dan Kalimat B adalah ….
A. Kalimat A memuat opini, sedangkan Kalimat B berisi fakta palsu
B. Kalimat A merupakan kalimat dasar (S-P-O), sedangkan Kalimat B merupakan hasil perluasan yang diperkaya keterangan tujuan, cara, dan rincian objek
C. Kalimat A lebih menarik dan informatif dibanding Kalimat B
D. Kalimat B kehilangan unsur subjek dan predikat utamanya
Kalimat A hanya terdiri atas Subjek (“Sekolah”), Predikat (“membeli”), dan Objek (“tanaman hias”). Kalimat B adalah bentuk perluasan kalimat yang menambahkan anak kalimat keterangan tujuan (“Guna mengurangi polusi…”), spesifikasi objek (“puluhan tanaman lidah mertua”), serta keterangan tempat (“di setiap sudut koridor kelas”) tanpa merusak struktur inti.
Soal 13
Perhatikan teks laporan aksi siswa berikut!
Setiap hari Jumat, kader lingkungan di SD Nusantara berkeliling ke ruang-ruang kelas untuk memeriksa kran air dan sakelar lampu. Jika ditemukan kran yang bocor, mereka langsung melapor ke bagian sarana agar segera diperbaiki. Tindakan preventif ini berhasil memangkas pemborosan air dan listrik sekolah secara nyata.
Variasi kosakata baku formal yang paling tepat dan presisi secara semantik untuk menggantikan kata yang dicetak tebal (memeriksa dan diperbaiki) adalah ….
A. mengamati dan dibongkar
B. menginspeksi dan direparasi
C. menonton dan ditambal
D. membiarkan dan diganti
Kata memeriksa dengan tujuan pengawasan teknis fasilitas sepadan dengan kata serapan formal menginspeksi. Sedangkan tindakan perbaikan teknis alat/perangkat pipa air yang rusak secara tepat dipadankan dengan kata serapan formal direparasi (kata rehabilitasi lebih lazim digunakan untuk pemulihan hutan, lahan kritis, atau pasien medis).
Soal 14
Perhatikan infografik naratif aksi lingkungan:
Alya mengampanyekan gerakan “Senin Tanpa Sampah Plastik” di kantin sekolahnya. Ia membujuk para pedagang kantin untuk menyajikan makanan menggunakan daun pisang dan piring kaca. Selain itu, siswa yang membawa kotak makan sendiri diberikan potongan harga seribu rupiah.
Tentukan apakah simpulan terhadap dampak aksi Alya berikut Tepat atau Tidak Tepat!
| Simpulan Dampak | Tepat | Tidak Tepat |
|---|---|---|
| Aksi Alya mampu menurunkan timbunan sampah plastik pembungkus makanan secara nyata di kantin sekolah. | ||
| Pedagang kantin mengalami kerugian besar karena siswa membawa makanan dari rumah. | ||
| Kebijakan diskon harga merupakan strategi kreatif untuk memotivasi siswa mengubah kebiasaan konsumtif plastik. |
– Simpulan 1 Tepat: Penggunaan daun pisang dan wadah guna ulang langsung memutus pasokan plastik sekali pakai.
– Simpulan 2 Tidak Tepat: Siswa tetap membeli makanan dari pedagang kantin, hanya saja wadahnya dibawa sendiri atau memakai piring kaca.
– Simpulan 3 Tepat: Insentif ekonomi (diskon seribu rupiah) adalah stimulus perilaku positif yang efektif.
Soal 15
Perhatikan pasangan kata ilmiah dan pembentukan konsonan rangkap berikut!
Manakah kata yang diklasifikasikan secara benar memiliki konsonan rangkap (kluster) dalam satu suku kata?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Ekosistem (tidak memuat konsonan rangkap)
Klorofil (memuat konsonan rangkap kl)
Masyarakat (memuat konsonan rangkap sy)
Instruksi (memuat konsonan rangkap str)
– Pilihan 1 benar: E-ko-sis-tem semua suku katanya berdistribusi vokal-konsonan tunggal.
– Pilihan 2 benar: Klorofil (klo-ro-fil) memuat konsonan rangkap kl pada onset suku kata pertama.
– Pilihan 3 salah: sy pada masyarakat adalah digraf (dua huruf melambangkan satu fonem frikatif palatal), bukan konsonan rangkap.
– Pilihan 4 benar: In-struk-si memuat gugus konsonan rangkap str pada suku kata -struk-. (Huruf ns dan ks adalah deret konsonan lintas suku kata, bukan kluster).
Soal 16
Bacalah paragraf teks eksplanasi berikut!
Mikroplastik adalah partikel plastik sintetis berukuran kurang dari 5 milimeter yang berasal dari degradasi sampah plastik laut dan serat pakaian sintetis. Partikel mikroskopis ini sering kali termakan oleh plankton dan ikan-ikan kecil di laut. Ketika ikan-ikan tersebut ditangkap nelayan dan dimasak oleh manusia, mikroplastik tersebut secara tidak langsung berpindah ke dalam tubuh manusia melalui rantai makanan.
Gagasan pendukung yang memperjelas bahaya mikroplastik bagi manusia dalam paragraf di atas adalah ….
A. mikroplastik berukuran kurang dari 5 milimeter
B. partikel mikroplastik berpindah ke dalam tubuh manusia akibat mengonsumsi ikan yang menelan mikroplastik dari rantai makanan laut
C. pakaian sintetis terbuat dari bahan benang impor
D. nelayan menjual hasil tangkapannya langsung ke pasar tradisional
Kalimat terakhir teks memaparkan rantai perpindahan racun: dari partikel yang ditelan plankton, dimakan ikan, hingga akhirnya masuk ke tubuh manusia saat mengonsumsinya. Inilah gagasan penjelas utama yang menjawab mengapa mikroplastik menjadi ancaman nyata bagi kesehatan manusia.
Soal 17
Dalam menyusun teks eksplanasi, kalimat berikut yang memenuhi syarat sebagai kalimat efektif dan baku adalah ….
A. Bagi semua para siswa-siswa wajib membersihkan kelas daripada sampah plastik.
B. Hujan asam terjadi disebabkan karena pembakaran bahan bakar fosil.
C. Pembakaran bahan bakar fosil menyebabkan terjadinya peningkatan gas rumah kaca di atmosfer.
D. Untuk mempersingkat waktu, kami persilakan kepada Bapak Kepala Sekolah waktu dan tempat.
– Kalimat A tidak hemat (pleonasme: semua para siswa-siswa).
– Kalimat B mubazir kata konjungsi (disebabkan karena).
– Kalimat C hemat kata, lugas, memiliki Subjek dan Predikat yang tegas, serta baku (Kalimat Efektif).
– Kalimat D tidak logis (yang dipersilakan manusia, bukan “waktu dan tempat”).
Soal 18
Perhatikan teks pengamatan berikut!
Siswa kelas VI mengamati parit di samping sekolah yang berbau busuk dan menghitam. Setelah diteliti, ternyata air limbah kantin yang mengandung detergen dan minyak mengalir langsung ke parit tanpa melalui bak penyaring. Akibatnya, parit mengalami pendangkalan dan jentik nyamuk berkembang biak dengan cepat.
Berdasarkan teks di atas, rekomendasi solusi yang paling tepat sasaran dan realistis adalah ….
A. menutup seluruh parit dengan cor semen permanen agar baunya tidak tercium
B. melarang siswa jajan di kantin selama satu semester penuh
C. membangun bak penangkap lemak (*grease trap*) dan filter sederhana pada saluran cuci piring kantin sebelum air dialirkan ke parit
D. mengalirkan limbah kantin ke halaman sekolah warga sekitar
Penyebab utama pencemaran adalah minyak dan detergen dari wastafel cuci piring kantin. Solusi teknis dan ramah lingkungan yang paling efektif adalah memasang instalasi penyaring limbah cair/bak perangkap lemak sederhana sebelum air buangan masuk ke saluran umum drainase.
Soal 19
Cermati kalimat-kalimat berikut!
Manakah yang tergolong kalimat tunggal dengan pola S-P-O (Subjek – Predikat – Objek)?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Relawan menanam mangrove.
Pangeran Lingkungan menyosialisasikan gaya hidup minim sampah kepada seluruh warga sekolah.
Suhu udara di bumi meningkat sangat drastis.
Siswa memilah sampah.
– Pilihan 1: Relawan (S) menanam (P) mangrove (O) \(\rightarrow\) Pola dasar S-P-O murni.
– Pilihan 4: Siswa (S) memilah (P) sampah (O) \(\rightarrow\) Pola dasar S-P-O murni.
Pilihan 2 memiliki pola S-P-O-K (memuat keterangan perluasan), sedangkan Pilihan 3 berpola S-P-K (kata “meningkat” adalah verba intransitif tanpa objek).
Soal 20
Kata penghubung meskipun atau walaupun dalam penulisan esai lingkungan berfungsi untuk menyatakan hubungan ….
A. syarat terjadinya suatu hal
B. pertentangan atau konsesif
C. urutan waktu kejadian
D. akibat langsung dari sebab
Konjungsi meskipun, walaupun, kendatipun, dan biarpun menyatakan hubungan konsesif / perlawanan halus (misalnya: “Meskipun masih anak-anak, kita dapat mengambil peran besar dalam menyelamatkan bumi”).
Soal 21
Perhatikan matriks pernyataan mengenai teks eksplanasi berikut!
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah!
| Pernyataan Konsep | Benar | Salah |
|---|---|---|
| Teks eksplanasi disusun berdasarkan imajinasi pengarang dan bertujuan menghibur pembaca dengan cerita jenaka. | ||
| Pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” adalah dua pertanyaan pemantik utama dalam menggali isi teks eksplanasi. | ||
| Informasi penting dalam teks eksplanasi dapat ditemukan dengan cara mengidentifikasi kata kunci dan kalimat utama tiap paragraf. |
– Baris 1 Salah: Teks eksplanasi adalah teks nonfiksi ilmiah faktual, bukan teks fiksi imajinatif hiburan.
– Baris 2 Benar: Pertanyaan mengapa menggali alasan/sebab, sedangkan bagaimana menggali urutan proses kejadian.
– Baris 3 Benar: Membaca teliti, menandai kata kunci, dan menemukan kalimat utama adalah teknik standar menyerap intisari teks eksplanasi.
Soal 22
Bacalah slogan poster berikut!
“Satu Jam Matikan Lampu, Sejuta Napas Bumi Terselamatkan!”
Pesan tersirat dari slogan kampanye hemat energi di atas adalah ….
A. kita harus mematikan semua aliran listrik sekolah selama seminggu penuh
B. tindakan kecil menghemat listrik yang dilakukan bersama-sama memiliki dampak sangat besar dalam mengurangi pembakaran energi fosil di bumi
C. lampu listrik yang menyala dapat menghabiskan oksigen di dalam kamar tidur
D. bumi hanya bisa bernapas jika manusia berada di dalam kegelapan total
Slogan di atas menggunakan majas pertentangan kuantitas: “Satu jam” (aksi kecil) berbanding “Sejuta napas bumi” (dampak masif). Pesan intinya mengajak masyarakat berhemat listrik secara kolektif karena pengurangan beban listrik pembangkit fosil akan menekan emisi gas buang secara signifikan.
Soal 23
Perhatikan kutipan teks berikut!
Program “Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup” yang diinisiasi oleh Tunas Hijau Indonesia mewajibkan setiap peserta membuat proyek nyata yang berkelanjutan. Kata berkelanjutan dalam program tersebut memiliki arti bahwa ….
A. proyek hanya dikerjakan saat ada dewan juri yang menilai di lokasi
B. kegiatan kepedulian lingkungan terus dijalankan dan dikembangkan secara konsisten dalam jangka panjang
C. proyek dihentikan secara resmi setelah pengumuman pemenang lomba
D. kegiatan lingkungan tersebut harus menghabiskan seluruh dana tabungan sekolah
Kata berkelanjutan (sustainable) mengacu pada aktivitas yang berlangsung terus-menerus, tidak berhenti setelah lomba selesai, dan menjadi kebiasaan hidup permanen yang terus mendatangkan dampak baik bagi kelestarian alam sekitar.
Soal 24
Perhatikan kalimat tidak baku berikut:
“Pencemaran aer itu bikin ekosistem didalam danau menjadi pada rusak.”
Perbaikan kalimat di atas agar menjadi kalimat baku dan efektif sesuai kaidah teks eksplanasi ilmiah adalah ….
A. Pencemaran air mengakibatkan kerusakan ekosistem di dalam danau.
B. Pencemaran daripada air membuat danau jadi rusak ekosistemnya.
C. Air yang tercemar bikin ekosistem danau menjadi rusak semua.
D. Ekosistem danau pada rusak karena pencemaran aer terjadi.
Kata percakapan tidak baku seperti aer diubah menjadi air, kata bikin diubah menjadi verba aktif transitif baku mengakibatkan, dan frasa jamur/slang pada rusak diganti dengan nomina abstrak kerusakan ekosistem.
Bacalah kutipan teks eksplanasi berikut!
Alih fungsi hutan mangrove menjadi kawasan tambak komersial secara tidak terkontrol menghilangkan benteng alami garis pantai. Akar tunjang bakau yang rapat sebelumnya berfungsi meredam energi gelombang pasang dan mengikat lumpur sedimen. Ketiadaan tanaman pelindung ini membuat hempasan ombak langsung mengikis daratan pesisir, sehingga abrasi terjadi secara masif dan air laut mulai mengintrusi sumur air tawar milik penduduk desa.
Berdasarkan kutipan teks eksplanasi di atas, hubungan sebab-akibat (kausalitas) berantai yang tepat adalah ….
A. Rusaknya hutan mangrove \(\rightarrow\) energi ombak diredam \(\rightarrow\) persediaan air tawar desa bertambah banyak
B. Alih fungsi hutan mangrove \(\rightarrow\) hilangnya penahan gelombang dan pengikat tanah \(\rightarrow\) abrasi pantai dan pencemaran sumur tawar
C. Pembangunan tambak komersial \(\rightarrow\) air sumur penduduk semakin jernih \(\rightarrow\) pohon bakau tumbuh makin subur
D. Gelombang pasang mengecil \(\rightarrow\) sedimen lumpur hanyut ke samudra \(\rightarrow\) warga membuat tambak baru
Teks eksplanasi ilmiah menguraikan runtutan peristiwa secara kausalitas (sebab \(\rightarrow\) proses \(\rightarrow\) akibat lanjutan):
Skema hubungan logis yang benar dan sesuai isi teks adalah Opsi B.